SISTEM EKONOMI DAN PEMERINTAHAN PADA MASA RAFFLES (1811-1816) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

SISTEM EKONOMI DAN PEMERINTAHAN PADA MASA RAFFLES (1811-1816)


Pengarang

Nurbaity - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0061122178

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

330.9

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Thomas Stamford Raffles adalah seorang pembaharu Inggris dan sangat menentang feodalisme. Karena pengetahuannya yang mendalam tentang Indonsia serta kemampuannya melakukan hubungan dengan raja-raja di pulau Jawa, sehingga lnggris berhasil menggusur kedudukan Belanda di Pulau Jawa. Sebelum mengadakan penaklukan terhadap pulau Jawa, Raffles pada tahun 1805 pernah menjabat sebagai Sekretaris Muda di Penang.
Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui: (1) latar belakang munculnya pemerintahan Raffles di Pulau Jawa tahun 1811-1816; (2) sistem pemerintahan Raffles di Pulau Jawa tahun 1811-1816; (3) pengaruh pemerintahan Raffles terhadap kehidupan masyarakat Pulau Jawa tahun 1811-1816.
Penelitian skripsi ini menggunakan metode penulisan sejarah dengan menempuh langkah-langkah yaitu heuristik, kritik sumber interpretasi serta pengkisahan. Karena masalah yang dibahas menyangkut peristiwa masa lampau, maka teknik pengumpulan data yang digunakan melalui studi kepustakaan (library research).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa munculnya pemerintahan Raffles di Indonesia, diawali dengan kehadirannya di pulau Pinang sebagai Sekretaris Muda. Pada saat berada di pulau Pinang Raffles sudah mempelajari kondisi yang terjadi di Indonesia di bawah kekuasaan Belanda. tas dasar itulah, sehingga ia mengirim surat secara rahasia untuk memperoleh dukungan terhadap kehadiran tentara Inggris. Sistemn pemerintahan Raffles di pulau Jawa adalah hampir sama dengan sistem pemerintahan Daendels. Raffles mengecilkan pengaruh Sultan dalam kehidupan masyarakat, schingga membagi pulau Jawa dalam 16 buah keresidenan. Pengaruh pemerintahan Raffles terhaap kehidupan masyarakat pulau Jawa adalah besar sekali, karena Raffles merupakan tokoh yang menjadi pembaharuan di negeri jajahan. Perubahan yang dilakukan Raffles meliputi penerapan pajak tanah (landrent), penegakan hukum, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan pelestarian budaya dan adat istiadat di negeri jajahan.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK