<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94816">
 <titleInfo>
  <title>PELAKSANAAN FUNGSI PREVENTIF PROGRAM BIMBINGAN KONSELING (SUATU PENELITIAN PADA SMA NEGERI DI ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Raihan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bimbingan dan konseling merupakan suatu proses bantuan yang diberikan kepada siswa secara terus menerus mempunyai beberapa fungsi penting antara lain: fungsi preventif Fungsi  ini  berperan untuk mencegah siswa dari  pennasalahan  yang mungkin ada, dan _akan  mengarahkan perkembangan siswa seoptimal  mungkin.  Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui  fungsi  preventif yang telah  dilaksanakan,  kapan biasanya dilaksanakan, dan hambatan  yang dihadapi.  Populasi  dalam penelitian  ini adalah semua guru pembimbing yang  ada  pada  SMU Negeri di  Aceh  Besar, sebanyak 20  guru pembimbing  dan  semuanya dijadikan  sampel.  Penelitian  ini  menggunakan  statistik sederhana.   instrumen  yang  digunakan   angket  dan  wawancara.     pengolahan  data dilakukan  dengan  menghitung setiap  jawaban   responden  dari  masing-masing item, dengan cara menghitung frekuensi  dan persentasenya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya guru pembimbimg telah melaksanakan  layanan orientasi, layanan informasi, layanan pengumpulan data dan layanan  konseling kelompok, sedangkan pada layanan  lain  masih kurang dilaksanakan.  Kebiasaan guru pembimbing melaksanakan layanan   fungsi   preventif,  banyak  dilakukan   pada  awal   penerimaan  siswa  baru. Hambatan-hambatan  yang  umum  dihadapi  oleh  guru  pembimbing  dalam pelaksanaannya seperti;  kurangnya alat pengumpulan data, tidak tersedia waktu, kurang keterampilan,  biaya  yang  kurang memadai,  kurangnya kerja  sama dengan  staf-staf sekolah. Diharapkan kepada semua pihak terkait dapat membantu atau memperhatikan para guru pembimbing dalam  usaha meningkatkan  pelaksanaan  fungsi  preventif.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COUNSELING - EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>371.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94816</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-12 11:57:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-15 10:12:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>