ANALISIS DIKSI DAN GAYA BAHASA DALAM HIKAYAT INONG BAHAGIA KARYA SYEH RIH KRUENG RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS DIKSI DAN GAYA BAHASA DALAM HIKAYAT INONG BAHAGIA KARYA SYEH RIH KRUENG RAYA


Pengarang

FITRIAWATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0706102010047

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

372.61

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul "Analisis Diksi dan Gaya Bahasa dalam Hikayat Inong Bahagia Karya Syeh Rih Krueng Raya". Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan diksi dalam hikayat Inong Bahagia, serta gaya bahasa apa sajakah yang terdapat dalam hikayat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penggunaan diksi dan gaya bahasa. Sumber data penelitian ini berupa teks hikayat Inong Bahagia karya Syeh Rib Krueng Raya, yang berjumlah 45 halaman, terdiri atas VII bab, dan hikayat ini ditulis menggunakan bahasa Aceh.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif clan deskriptif analitis,sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan stilistika.Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah teknik kajian pustaka dan teknik dokumentasi. Analisis data terhadap diksi ditinjau dari bidang ketepatan dan kesesuaian, sedangkan analisis gaya bahasa didasarkan pada klasifikasi yang dirincikan oleh Tarigan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diksi dalam hikayat Inong Bahagia masih terdapat kekurangan di bidang ketetapan dan kesesuaian dalam memilih kata. Gaya bahasa yang terdapat dalam hikayat tersebut terdiri atas 19 gaya babasa, yaitu perumpamaan atau smile, metafora, depersonifikas i, antitesis,pleonasme,hiperbola,litotes,sarkasme, metonimia, antonomasia, erotesis, polisindeton, aliterasi, asonansi, antanaklasis, epizeukis,anafora, mesodilopsis dan anadiplosis.Hal ini menunjukkan bahwa hikayat tersebut menggunakan gaya bahasa yang beragam.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK