ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OUTCOME PENDERITA FRAKTUR COLLUM FEMUR PASCA HEMIARTHROPLASTY DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2013-2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OUTCOME PENDERITA FRAKTUR COLLUM FEMUR PASCA HEMIARTHROPLASTY DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2013-2014


Pengarang
Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101010155

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fraktur collum femur merupakan fraktur intrakapsular pada sendi panggul. Hemiarthroplasty merupakan salah satu pilihan tatalaksana fraktur collum femur dimana tindakan ini melibatkan penggantian bagian femur dari sendi panggul dengan prostesis dengan membiarkan acetabulum tetap utuh. Penatalaksanaan fraktur collum femur bertujuan mengembalikan kapasitas fungsional penderita seperti sebelum cedera. Harris Hip Score (HHS) merupakan suatu penilaian outcome pasca operasi panggul yang meliputi: kualitas nyeri, kapasitas fungsional, deformitas, dan Rentang Gerak Sendi (RGS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, IMT, status kognitif, durasi fraktur, jenis prostesis, durasi pasca operasi dan jumlah komorbid terhadap outcome penderita fraktur collum femur pasca hemiarthroplasty. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2014 di Poliklinik Ortopedi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Responden penelitian ini berjumlah 26 orang. Analisa data komparatif dilakukan dengan uji Kriskal-Wallis dan uji Mann-Whitney serta analisa data korealtif dilakukan dengan uji Spearman. Hasil analisis komparatif menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p < 0,001), jenis kelamin (p = 0,007), IMT (p = 0,006), status kognitif (p < 0,001), durasi fraktur (p = 0,005) dan jumlah komorbid (p = 0,001) serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis prostesis (p = 0,506) dan durasi pasca tindakan (p = 0,054) terhadap outcome penderita fraktur collum femur pasca hemiarthroplasty. Hasil analisis korelatif nilai korelasi antara usia (r = -0,84), IMT (r = 0,458) Skor SPMSQ (r = 0,874), durasi fraktur (r = -0,645) dan jumlah komorbid (r = -0,708) dengan skor HHS.

Kata Kunci: fraktur collum femur, hemiarthroplasty, Harris Hip Score, outcome

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK