PENANGANAN DAN PERAWATAN PASKA OPERASI ENTEROTOMY PADA KUCING DOMESTIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENANGANAN DAN PERAWATAN PASKA OPERASI ENTEROTOMY PADA KUCING DOMESTIK


Pengarang

Idrawirman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1802001010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Kesehatan Hewan (D3) / PDDIKTI : 54461

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENANGANAN DAN PERAWATAN PASKA OPERASI
ENTEROTOMY PADA KUCING DOMESTIK
Idrawirman (1802001010016)
Drh. Cut Dahlia Iskandar, M.Sc., Ph.D

ABSTRAK

Kucing domestik sangat disenangi karena perawatannya tidak terlalu mahal, daya adaptasi serta kemampuan mempertahankan diri juga cukup baik. Dalam pemeliharaan secara semi intensif memungkinkan benda asing (corpus allineum) termakan dan akan menyebabkan obstruksi pada usus kucing tersebut. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk memberikan informasi mengenai penanganan dan perawatan paska operasi enterotomy pada kucing yang mengalami obstruksi usus. Operasi dimulai dengan melakukan insisi pada kulit, subkutan, linea alba dan peritoneum. Insisi dilakukan pada linea mediana lebih kurang 4 cm, dijepit bagian kiri dan kanan linea alba dengan allis forceps agar rongga abdomen terbuka dan usus yang bermasalah dikeluarkan. Diinsisi dinding usus pada daerah yang miskin vaskularisasi sesuai kebutuhan kemudian dibersihkan usus dari benda asing dan dibilas dengan larutan NaCl dan antibiotik. Dijahit mukosa dengan pola simple interrupted dan serosa dengan pola lambert menggunakan benang chromic. Kemudian dimasukkan kembali usus ke dalam rongga abdomen dan dijahit peritoneum dan muskulus dengan teknik sederhana tunggal menggunakan cat gut chromic. Jaringan subkutan dijahit dengan pola simple continiuous menggunakan cat gut plain, selanjutnya kulit dijahit dengan pola simple interrupted menggunakan benang nylon kemudian bagian yang dijahit diolesi dengan iodium tincture 3% dan antibiotik penstrep. Perawatan paska operasi enterotomy adalah dengan menempatkan kucing di kandang yang bersih, diberikan penghangat dan dipasangkan collar agar kucing tidak menjilati lukanya. Kucing diberikan pakan basah dengan harapan indera penciuman kucing terangsang dengan bau makanan basah yang menyengat, sehingga kucing mendapat asupan nutrisi yang cukup. Pemberian penisilin dan gentamisin dilakukan dua kali sehari pada pagi dan malam hari selama seminggu untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka dan mempercepat penyembuhan luka. Hasil pengamatan kucing kembali sehat pada hari ke-5 dan jahitan pada luka dapat dibuka.

Kata kunci : Corpus allineum, obstruksi usus, enterotomy, kucing.

THE CARE AND MAINTENANCE AFTER
ENTEROTOMY IN THE DOMESTIC CATS
Idrawirman (1802001010016)
Drh. Cut Dahlia Iskandar, M.Sc., Ph.D


ABSTRACT

Domestic cats are very liked because the treatment is not too expensive, adaptability and ability to defend themselves are also quite good. In semi-intensive maintenance allows foreign bodies (corpus allineum) to be eaten and will cause obstruction in the cat's intestines. The purpose of this final project is to provide information about the postoperative treatment and care for enterotomy in cats with intestinal obstruction. The operation begins with an incision in the skin, subcutaneously, linea alba and peritoneum. The incision is made in the median line of approximately 4 cm, pinching the left and right parts of the linea alba with allis forceps so that the abdominal cavity is opened and the problematic intestine is removed. Incision of the intestinal wall in areas of poor vascularity as needed then clean the intestine of foreign bodies and rinse with NaCl solution and antibiotics. Suture the mucosa in a simple interrupted pattern and the serosa in a Lambert pattern using chromic suture. Reinsert the intestine into the abdominal cavity and suture the peritoneum and muscles with a simple single technique using gut chromic paint and a round needle. The subcutaneous tissue was sutured in a simple continuous pattern using plain cat gut, then the skin was sutured in a simple interrupted pattern using nylon thread then the sutured part was smeared with 3% iodine tincture and penstrep antibiotics. Post-enterotomy care is to place the cat in a clean cage, given a warmer and put on a collar so that the cat does not lick the wound. Cats are given wet food in the hope that the cat's sense of smell is stimulated by the pungent smell of wet food, so that the cat gets adequate nutrition. Penicillin and gentamicin were administered twice a day in the morning and evening for a week to prevent infection in the wound and accelerate wound healing. The results showed that the cat was healthy again on day 5 and the stitches on the wound could be opened.

Keywords : Corpus allineum, bowel obstruction, enterotomy, cat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK