PEMBUATAN BIOSENSOR OPTIK UREA BERBASIS MEMBRAN KOMPLEKS POLIELEKTROLIT (PEC) PEKTIN-KHITOSAN DAN TOTAL FENOLIK DARI BUNGA TAPAK DARA (CATHARANTHUS ROSEUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMBUATAN BIOSENSOR OPTIK UREA BERBASIS MEMBRAN KOMPLEKS POLIELEKTROLIT (PEC) PEKTIN-KHITOSAN DAN TOTAL FENOLIK DARI BUNGA TAPAK DARA (CATHARANTHUS ROSEUS)


Pengarang

NURHAYATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1708203010006

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S2) / PDDIKTI : 47101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK




Pembuatan biosensor optik urea berbasis membran kompleks polielektrolit (PEC) pektin-khitosan dan ekstrak metanol antosianin dari bunga tapak dara (Catharantus roseus) telah berhasil dilakukan. Senyawa antosianin dari bunga C. roseus diekstraksi dengan metode maserasi selama 72 jam menggunakan pelarut metanol dan diperoleh total rendemen ekstrak sebesar 21,57% dengan total konsentrasi sebesar 1,803 mg/L. Ekstrak yang diperoleh dilakukan pengujian fitokimia (uji flavonoid dan uji fenol), uji positif ditandai dengan terbentuknya warna merah dan warna hitam. Panjang gelombang maksimum (?maks) sensor pH adalah 578 nm untuk bufer fosfat dan 575 nm untuk bufer tris HCl. Selanjutnya senyawa antosianin dikarakterisasi menggunakan FTIR dan SEM. Sensor pH berbasis matriks membran PEC pektin-khitosan dibuat melalui proses imobilisasi senyawa antosianin sehingga dinamakan sensor optik pH. Sensor optik pH memiliki sensitivitas terbaik yaitu pada konsentrasi antosianin sebesar 0,05 mg/L dalam bufer fosfat dengan trayek pengukuran pH 7,0 -9,5 dan 0,025 mg/L untuk bufer tris HCl dengan trayek pengukuran 6,0-7,5. Sensor optik pH memiliki sensitivitas yang baik pada bufer fosfat 0,03 M. Standar deviasi untuk reprodusibilitas adalah 0,05 dan nilai persen standar deviasi relatif (% RSD) adalah 9,20. Waktu respon sensor optik pH adalah 5 menit. Waktu hidup yang masih memberikan respon stabil pada hari ke-15. Pengembangan lebih lanjut sensor optik pH menjadi biosensor optik urea menunjukkan bahwa hasil optimasi terhadap jumah enzim adalah 0,09 mg. Bioensor ini baik bekerja pada pH 7 dengan sensitivitas 0,023 dan rentang pengukuran urea dari konsentrasi 10-1- 10-10M. Hasil optimasi lebih lanjut terhadap hasil optimasi konsentrasi buffer fosfat menunjukkan biosensor ini baik bekerja pada konsentrasi fosfat 0,03 M.

Kata kunci: PEC pektin khitosan, Sensor optik pH, antosianin, Catharanthus roseus biosensor urea

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK