PENGUJIAN PERMEABILITAS TANAH TIMBUNAN PADA RUAS JALAN ABDYA-TAPAK TUAN (STA. 16+400, 16+600, 16+900 DAN 17+000) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGUJIAN PERMEABILITAS TANAH TIMBUNAN PADA RUAS JALAN ABDYA-TAPAK TUAN (STA. 16+400, 16+600, 16+900 DAN 17+000)


Pengarang

NAZIRAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704001010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Tanah merupakan susunan butiran padat dan pori-pori yang saling
berhubungan satu sama lain sehingga air dapat mengalir dari satu titik yang
mempunyai energi lebih tinggi ke titik yang mempunyai energi lebih rendah.
Permeabilitas yaitu tingkat kemampuan tanah meloloskan air melalui butiran. Pada
lokasi ruas jalan batas Abdya–Tapak Tuan Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh
Selatan ditemukan permasalahan adanya retak-retak pada empat titik lokasi yaitu
ruas jalan pada Sta 16+400, Sta. 16+600, Sta. 16+900 dan Sta. 17+000 keretakan
memanjang pada permukaan jalan ini memiliki lebar dan kedalaman ±1 cm. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai koefisien permeabilitas tanah
timbunan dari pengujian permeabilitas berdasarkan metode Falling Head.
Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini meliputi pengujian sifat-sifat fisis
tanah (berat jenis, batas cair, batas plastis dan analisa saringan pembagian butiran),
pemadatan dan pengujian permeabilitas. Dari pengujian sifat-sifat fisis tanah
diperoleh hasil klasifikasi tanah menurut ASHTO yaitu termasuk jenis tanah
berlempung (A-6, A-7-5) dan menurut USCS jenis tanah pada titik 1 tersebut
merupakan jenis tanah Lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi
(OH) dan pada tanah titik 2, 3 dan 4 tersebut merupakan jenis tanah Lanau organik
dan lempung berlanau organik dengan plastisitas rendah (OL). Hasil pengujian
permeabilitas ini diperoleh pada titik 1 (Sta. 16+400) sebesar 8,82x10?? cm/detik,
titik 2 (Sta. 16+600) sebesar 1,28x10?? cm/detik, titik 3 (Sta. 16+900) sebesar
5,78x10?? cm/detik, dan titik 4 (Sta. 17+000) sebesar 6,55x10?? cm/detik. Berdasarkan
sistem klasifikasi tanah berdasarkan sistem AASTHO dan USCS serta nilai
koefisien permeabilitasnya, tanah Sta 16+400,Sta 16+600, Sta 16+900, Sta 17+000
termasuk jenis tanah lempung berlanau yang sangat mudah dipengaruhi oleh air
dan sulit untuk meloloskan air dikarenakan pori-pori tanah yang kecil sehingga air
bisa mengendap di permukaan jalan tersebut. Hal ini mengakibatkan keretakan
yang terjadi pada ruas jalan tersebut akan semakin besar, jika tidak ada penanganan
pembuatan drainase yang baik.

Kata kunci : Ruas Jalan Abdya-Tapak Tuan, Falling Head, Permeabilitas.
v

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK