PENGARUH DOSIS KOMPOS DAN KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON (CUCUMIS MELO L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH DOSIS KOMPOS DAN KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON (CUCUMIS MELO L.)


Pengarang

Tika Ramadani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1605101050009

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Melon merupakan jenis tanaman hortikultura termasuk kedalam famili Cucurbitaceae berawal dari Afrika Utara mempunyai rasa yang unik dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh seperti menghindari penyakit sariawan. Komoditas melon mempunyai prospek yang menguntungkan apabila dibudidayakan secara intensif. Salah satunya dengan pemberian kompos dan KNO3. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh dosis kompos dan KNO3 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon serta ada tidaknya interaksi diantara keduanya. Penelitian dilaksanakan di Komplek Perumahan Sektor Timur dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, pada November 2020-Februari 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial 3x4 yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah dosis kompos terdiri dari 3 taraf yaitu 10, 20, dan 30 ton/ha dan faktor kedua dosis KNO3 terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 100, 200, dan 300 kg/ha. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman dan diameter batang umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam (HST), umur berbunga, diameter buah, bobot buah per buah, bobot buah per tanaman, dan potensi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompos tidak berpengaruh nyata pada semua parameter yang diamati. Dosis KNO3 berpengaruh sangat nyata pada umur berbunga, umur berbunga yang lebih cepat dijumpai pada KNO3 200 kg/ha dengan umur berbunga 21 hari, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter lainnya. Adanya interaksi yang nyata antara dosis kompos dengan KNO3 terhadap bobot buah per buah, bobot buah per tanaman, serta potensi hasil. Hasil tanaman melon yang lebih baik dijumpai pada kombinasi dosis kompos 10 ton ha/ha dengan KNO3 200 kg/ha terhadap bobot buah per buah, bobot buah per tanaman, serta potensi hasil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK