PERAMALAN PEMAKAIAN AIR BERSIH DENGAN MENGAMATI POLA TREND MENGGUNAKAN METODE DERET BERKALA (STUDI KASUS DI PDAM TIRTA DAROY BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERAMALAN PEMAKAIAN AIR BERSIH DENGAN MENGAMATI POLA TREND MENGGUNAKAN METODE DERET BERKALA (STUDI KASUS DI PDAM TIRTA DAROY BANDA ACEH)


Pengarang

Usmau Lidya Nurillah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1408101010006

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ialah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan dan penyediaan air bersih. Salah satu penyediaan air bersih di Kota Banda Aceh ialah PDAM Tirta Daroy. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk maka terjadi pembangunan properti baru. Oleh karena itu, tingkat pemakaian air bersih juga bertambah sehingga PDAM perlu menambah jumlah kapasitas air bersih. Dibutuhkan metode Double Exponential Smoothing dan Triple Exponential Smoothing untuk meramalkan tingkat pemakaian air bersih PDAM Tirta Daroy Banda Aceh pada tahun 2021. Untuk mengetahui nilai error terkecil ialah dengan menggunakan persamaan MAPE (Mean Absolute Percentage Error) pada setiap hasil rata-rata parameter ? yang digunakan oleh kedua metode. Hasil nilai error terkecil pada metode double exponential smoothing ialah sebanyak 3,49% pada parameter ? = 0,6 atau keakuratan yang diperoleh pada parameter tersebut sebesar 96,51%. Sedangkan Hasil nilai error terkecil pada metode triple exponential smoothing ialah sebanyak 3,54% pada parameter ? = 0,4 atau keakuratan yang diperoleh pada parameter ? tersebut sebesar 96,46%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua metode ini dapat digunakan karena nilai keakuratan yang diperoleh mencapai 90% atau nilai error yang diperoleh dibawah 10%. Namun pada penelitian ini metode yang lebih akurat yaitu metode double exponential smoothing.

Kata kunci: PDAM, Double Exponential Smoothing, Triple Exponential Smoothing, MAPE

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK