<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94604">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN KUALITAS AIR LAGUNA ULEE LHEUE MENGGUNAKAN PIRANTI LUNAK DELFT3D</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YULFA DEVI MUHAIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh memiliki satu-satunya laguna yaitu  Laguna Ulee Lheue yang terdapat di pesisir Kota Banda Aceh dengan luas ±19,600 Ha yang terletak di Kecamatan Meuraxa. Laguna Ulee Lheue dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai lokasi tambak budidaya hewan air serta wilayah konservasi mangrove. Laguna Ulee Lheue terhubung dengan drainase Kota Banda Aceh yang outlet dari drainase tersebut mengalir ke laguna. Kualitas air laut yang terjadi di dalam laguna berpotensi merusak sistem drainase perkotaan yang berupa pintu air dan saluran drainase. Parameter kualitas air dapat dilihat melalui derajat salinitas, temperatur dan turbiditas pada laguna. Pemodelan kualitas air pada Laguna Ulee Lheue menggunakan data pengukuran yang terletak pada dua titik yaitu titik A yang merupakan inlet laguna dan titik B yang merupakan bagian hulu dari laguna dengan rentang data selama tiga kali pengukuran pada kondisi bulan purnama, bulan mati dan bulan purnama yaitu 13 April 2017, 26 April 2017 dan 9 Mei 2017. Simulasi numerik yang digunakan berupa piranti lunak DELFT3D-FLOW. Hasil pemodelan ini adalah sebaran salinitas, temperatur dan turbiditas berbeda-beda pada setiap kawasan yang ada di laguna, kualitas air pada Laguna Ulee Lheue sudah  mendukung untuk pemberdayaan tambak. Nilai salinitas tinggi terjadi pada kondisi purnama yaitu dengan rata-rata pada dua kondisi purnama di Titik A sebesar 32,2‰, sedangkan pada kondisi bulan mati nilai salinitas sebesar 29,92‰. Pada Titik B nilai salinitas pada kondisi purnama mencapai 25,62‰ dan pada kondisi bulan mati mencapai 15,69‰, dengan sebaran temperatur antara 15?C-32?C dan nilai turbiditas sebesar 4,59 kg/m3 nilai tersebut menunjukkan bahwa Titik B merupakan zona brackish zone atau  zona payau dan kadar salinitas tersebut telah sesuai untuk mendukung budidaya tambak. Outlet drainase yang berada disekitar Laguna Ulee Lheue memiliki nilai pasang surut tertinggi pada kondisi purnama yaitu sebesar 29,23‰ sedangkan pada kondisi bulan mati nilai salinitas pada outlet yaitu sebesar 27,64‰, dengan nilai salinitas yang tinggi tersebut diperlukan perbaikan dan perencanaan kembali pada konstruksi pintu air yang ada agar tahan terhadap korosi akibat air laut.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94604</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-30 13:39:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-30 15:02:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>