<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94499">
 <titleInfo>
  <title>UJI PERFORMANSI PENAMBAHAN LILIN SEBAGAI MEDIA PENYIMPAN PANAS PADA GREEN HOUSE EFECT (GHE) VENT DRYER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afdhalul Ahmar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Green house effect (GHE) vent dryer adalah alat pengering dengan memanfaatkan energi surya sebagai sumber energi pengeringan. Namun radiasi matahari terbatas pada waktu tertentu sehingga mengganggu prases pengeringan. Penambahan lilin sebagai media penyimpan panas adalah salah satu solusi agar alat  green house effect (GHE) vent dryer dapat beroperasi pada saat energi surya sudah meredup. Tujuan penelitian ini untuk menguji kinerja GHE Vent Dryer dengan menggunakan lilin sebagai media penyimpan panas. Data yang diukur dalam penelitian ini berupa suhu di dalam  ruang pengering (ruang 1, ruang 2 dan ruang 3), ruang absorber, suhu lingkungan dan kecepatan udara. Pengukuran dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai sahu didalam ruangan menyamai suhu lingkungan, proses pengukuran dilakukan setiap 60 menit. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata suhu absorber menggunakan lilin sebagai media penyimpan panas berkisar 31 ºC sampai 71 ºC dengan temperatur lingkungan yang di hasilkan 27 ºC sampai 35 ºC dan untuk terperatur dalam alat pengering sekitar 27 ºC sampai 58 ºC. Hasil pengukuran kecepatan udara pada penelitian ini berkisar 0,3 m/s sampai 1,5 m/s. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan batu serpihan sebagai media penyimpan panas pada alat GHE vent Dryer mampu mempertahankan panas pada ruang pengering selama 4 sampai 5 jam saat tidak ada radiasi matahari.  &#13;
Kata Kunci: green house effect (GHE) vent drey, lilin, radiasi, suhu.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94499</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-28 15:06:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-30 09:29:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>