<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94498">
 <titleInfo>
  <title>PENETAPAN LAMA BERAHI BERDASARKAN KARAKTERISTIK LENDIR MUKOSA SERVIKS DENGAN ENDOSKOP INSEMINASI BUATAN BERKAMERA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DIAN MULFRISTIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Karakteristik lendir mukosa serviks dapat dinilai aspek kualitasnya selama masa berahi dan akan mengalami perubahan apabila seekor sapi betina tersebut sudah selesai berahi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama berahi pada sapi lokal berdasarkan perubahan karakteristik lendir mukosa serviks yang diamati menggunakan endoskop IB berkamera. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 12 ekor sapi betina produktif dengan kisaran umur 4-6 tahun. Sampel penelitian ini disinkronisasi menggunakan Prostaglandin F2?. Deteksi berahi dilakukan 24 jam setelah penyuntikan Prostaglandin F2? yang kedua yaitu sebanyak 3 kali dalam satu hari dengan lama waktu deteksi 30 menit. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah lama berahi sapi betina berdasarkan karakteristik lendir mukosa serviks yang dihitung dalam satuan jam. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 12 sampel sapi betina hanya 8 yang mengalami berahi setelah sinkronisasi. Sapi betina yang dideteksi berahi kemudian akan diperiksa karakteristik lendir serviks menggunakan endoskop IB berkamera pada 4 waktu pengamatan yaitu 0; 6; 12 dan 18 jam setelah awal berahi. Karakteristik lendir mukosa serviks pada 0 dan  6 jam berahi terlihat transparan, pada 12 jam berahi 5 ekor sampel memiliki lendir mukosa serviks transparan dan 3 ekor sampel memiliki lendir yang keruh, sedangkan pada 18 jam berahi seluruh sampel memiliki lendir mukosa serviks yang keruh dan dinyatakan sebagai akhir dari berahi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penetapan lama berahi pada sapi betina lokal berdasarkan lendir mukosa serviks dapat dilakukan menggunakan endoskop IB berkamera dengan rata-rata lama berahi yaitu 18 jam.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Karakteristik, lendir, Serviks, Endoskop IB Berkamera. &#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94498</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-28 15:01:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-30 09:23:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>