<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94482">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK TUNAGRAHITA USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB) LABUI BANDA ACEH TAHUN 2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sabrina Helmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anak yang berkelainan mental dalam arti  kurang atau tunagrahita, yaitu anak yang diidentifikasikan   memiliki   tingkat   kecerdasan   yang   sedemikian   rendahnya (dibawah  normal) sehingga untuk meniti tugas perkembangannya memerlukan bantuan atau layanan secara khusus terutama dalam haJ kemampuan untuk mengurus  dan  merawat  diri  sendiri  (Kartono,  2002).  Anak  tunagrahita  usia sekolah  yang  kurang  mampu dalam  hal  perawatan diri  sendiri  sangat  rentan terhadap berbagai masalah kesehatan yang akan muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran personal hygiene  pada anak tunagrahita dengan menggunakan   metode   deskriptif  eksploratif.   Sampel   dalam   penelitian   ini berjumlah 54 orang.Teknik pengambilan sampeJ yang digunakan adalah metode total sampling. Alat ukur penelitian ini menggunakan check list (asessment tool). Jumlah pemyataan dalam  lembaran  observasi  sebanyak 40 pernyataan.  Metode analisis data menggunakan pearson product moment  pada uji  validitas dan Uji reabilitas   menggunakan  sistem komputerisasi  dengan rumus alpha  cronbach. Hasil penelitian menunjukkan gambaran personal  hygiene anak tunagrahita usia sekolah di  Sekolah  Dasar Luar Biasa (SDLB) Labui   Banda Aceh tahun  2011 sebanyak 55,56% berada pada kategori bersih, artinya perlu dipertahankan dan ditingkatkan  lagi  untuk  mencapai tingkat kebersihan  diri yang optimal,  sebab kebersihan diri  yang optimal sangat erat kaitannya dengan kesehatan.  Bagi anak tunagrahita yang kurang mampu dalam hal  menjaga kebersihan diri, disarankan agar orang tua atau keluarga dapat membantu dan membimbingnya.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PERSONAL HYGIENE</topic>
 </subject>
 <classification>613</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94482</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-28 11:21:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-16 09:59:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>