Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS FENOTIPE F¬1 DAN GENOTIPE F2 HASIL PERSILANGAN GALUR PADI C3 DAN VARIETAS KOSHIHIKARI
Pengarang
CHAIRUNNISA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1705101050068
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Galur padi C3 merupakan galur hasil persilangan varietas Cantik Manis dan varietas introduksi Yinzhan yang berasal dari Cina. Galur ini memiliki kelebihan seperti arsitekturnya yang pendek, jumlah anakan yang tinggi, aroma yang khas. Kelemahan yang terdapat pada galur ini adalah umur panennya yang masih agak dalam yaitu 135 hari. Umur genjah merupakan salah satu karakter penting yang dapat meningkatkan produksi. Kelemahan tersebut dapat diperbaiki dengan dilakukannya persilangan dengan varietas introduksi Koshihikari yang berasal dari Jepang sebagai tetua dengan umur yang genjah yaitu 80 hari. Selain umur yang genjah, arsitektur tanaman juga merupakan karakter penting yang berpengaruh terhadap produksi, karena dapat mengurangi tingkat kerebahan sehingga mencegah potensi kehilangan hasil.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari fenotipe F1 hasil persilangan galur C3 dan varietas Koshihikari, serta menganalisis keberadaan gen sd-1 pada F2 hasil persilangan galur C3 dan varietas Koshihikari. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kasa Kebun Percobaan dan Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh sejak bulan November 2020 hingga Juli 2021. Benih yang digunakan dalam penelitian ini adalah F1 C3/Kh, F2 C3/Kh genotipe T8, T18, dan T20, tetua galur C3 dan varietas Koshihikari. Benih yang telah disemai ditanam ke dalam pot yang telah diberi 2 lubang tanam, dan masing-masing ditanam 1 bibit. Bahan-bahan kimia yang digunakan untuk analisis molekuler adalah alkohol 96%, aquades, TPE buffer, EmeraldAmp® MAX PCR Master Mix (Takara Bio, Japan), Primer F + R, Agarose, TAE Buffer, Loading Dye, DNA Ladder, dan Ethidium Bromide.
Berdasarkan data analisis fenotipe 22 tanaman F1 C3/Kh yang ditanam, terdapat perbedaan karakter antara F1 C3/Kh dengan tetua galur C3. Sebanyak 8 tanaman memiliki arsitektur yang lebih pendek dibandingkan tetua galur C3 yaitu berkisar antara 96-101,5 cm, serta 15 tanaman F1 C3/Kh memiliki selisih umur yang lebih genjah daripada tetua galur C3. Analisis molekuler dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan gen Semi dwarf (sd-1) pada F2 C3/Kh genotipe T8, T18, dan T20. Berdasarkan hasil analisis molekuler terhadap keberadaan gen sd-1 pada 36 tanaman F2 C3/Kh, terdapat 33 tanaman yang mewarisi gen tersebut serta 3 tanaman tidak mewarisi gen tersebut.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA GENOTIPE PADI (ORYZA SATIVA L.) INBRIDA F9 PADA LAHAN AEROBIK (Jamalul Hakim Z, 2023)
PERFORMANSI HASIL PERSILANGAN BEBERAPA VARIETAS RNDAN GALUR PADI (ORYZA SATIVA L.) INTRODUKSI DAN RNINDONESIA (SARAH NURUL FITRIA, 2014)
PERFORMANSI AGRONOMIS DAN KERAGAMAN GENETIK DARI GALUR TURUNAN P4 HASIL PERBAIKAN PADI ACEH SIGUPAI ABDYA (HERU LUKITA, 2025)
KARAKTERISASI AGRONOMI GALUR PADI INBRIDA F5 HASIL PERSILANGAN SIGUPAI DENGAN IRBB27 (PUTRI AMANINA, 2019)
KUALITAS BERAS BEBERAPA GALUR PADI INBRIDA F9 HASIL PERSILANGAN SIGUPAI DENGAN IRBB27 (Dian Sukma Pertiwi, 2021)