PERSEPSI RISIKO BENCANA ABRASI OLEH MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERSEPSI RISIKO BENCANA ABRASI OLEH MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA PROVINSI ACEH


Pengarang

TATIYA MAHDALENA Z - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1712101010047

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemanasan global dan perubahan iklim menyebabkan permukaan laut terus mengalami kenaikan yang tentunya dapat berakibat pada terjadinya permasalahan seperti abrasi yang mengancam keberlangsungan hidup ekosistem dan pemukiman wilayah pesisir. Salah satu upaya untuk mengurangi potensi dampak risiko bencana dengan mengkaji persepsi masyarakat terhadap risiko bencana abrasi, karena secara ilmiah berbanding lurus dengan penanggulangan bencana. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji persepsi masyarakat pesisir terhadap risiko bencana abrasi di Kabupaten Aceh Barat Daya Provinsi Aceh. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang tinggal di Desa Kedai Palak Kerambil. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 133 orang yang mewakili masing-masing KK. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 83 responden (62,4%) memiliki tingkat persepsi risiko bencana abrasi yang sangat tinggi, 30 responden (22,6%) memiliki tingkat persepsi risiko bencana abrasi yang tinggi dan sebanyak 20 responden (15,0%) memiliki tingkat persepsi risiko bencana abrasi yang rendah. Direkomendasikan kepada masyarakat pesisir terutama yang tinggal di wilayah rawan abrasi untuk dapat melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan abrasi sebagai bentuk upaya penanggulangan risiko bencana abrasi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK