STUDI ANALISIS USAHA BUDIDAYA UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) SISTEM INTENSIF DI UD. SARI INTI TANI GAMPONG SUAK PANDAN, ACEH BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STUDI ANALISIS USAHA BUDIDAYA UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) SISTEM INTENSIF DI UD. SARI INTI TANI GAMPONG SUAK PANDAN, ACEH BARAT


Pengarang

INTAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1711102010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan hasil introduksi dari bagian pantai barat Amerika Latin yang berhasil dibudidaya di Indonesia. Budidaya udang vaname sangat besar potensinya. Konsep efesiensi pada aspek teknis selalu menjadi acuan dalam budidaya udang vaname sistem intensif untuk memaksimalkan hasil yang diperoleh. Beberapa konsep budidaya udang vaname sistem intensif ini yaitu persiapan tambak, memilih dan penebaran benur, pengelolaan pakan, persiapan air dan panen. Analisa usaha sangat dibutuhkan dalam mekanisme budidaya udang vaname sistem intesif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar total biaya, pendapatan usaha dan menganalisis kelayakan dan mengetahui yang menjadi resiko saat budidaya berlangsung seperti penyakit yang menyerang WFD (White Feces Disease). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2021 dalam masa satu kali panen. Bertempat di Gampong Suak Pandan Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat, Meulaboh di UD. Sari Inti Tani. Berdasarkan studi analisa usaha yang telah dilakukan peneliti, dapat diketahui bahwa usaha tambak udang sistem intensif ini menguntungkan dan layak untuk diteruskan. Hasil yang diperoleh yaitu Rp. 564.750.999 merupakan nilai dari besarnya total biaya budidaya. Total pendapatan sebesar Rp. 1.467.937.104. Studi anilisa tambak udang ini menghasilkan B/C rasio sebesar 1, 38 Break Event Point (BEP) terbagi 2 yaitu BEPvolume 6.887 kg dan BEPharga Rp. 20.100/kg, Payback Periode (PP) dalam jangka waktu 1 tahun 9 bulan. Nilai FCR (Feed Converatation Ratio) 1,3-1,6 SR (Survial Rate) >70% semua tergolong kedalam kategori bagus dan baik.
Kata kunci: udang vaname, konsep budidaya, B/C rasio, BEP, PP, FCR, SR.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK