PROSES BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL ELICITING ACTIVITIES (MEAS) DITINJAU DARI MOTIVASI SISWA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PROSES BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL ELICITING ACTIVITIES (MEAS) DITINJAU DARI MOTIVASI SISWA


Pengarang

RISA ARWINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1706203020014

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S2) / PDDIKTI : 84102

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Risa Arwina (2021). Proses berpikir kreatif matematis siswa melalui Model Eliciting Activities (MEAs) ditinjau dari motivasi siswa.

Motivasi belajar menjadi dasar penting untuk siswa melakukan proses berpikir kreatif matematis dalam mengkonstruksi ide sehingga menghasilkan suatu kreativitas. Pendidik perlu membangun motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran sehingga proses berpikir kreatif menjadi berkembang. Permasalahan muncul ketika pendidik kurang memberikan perhatian kepada siswa yang memiliki motivasi belajar sedang dan rendah untuk mengembangkan proses berpikir kreatif. Oleh sebab itu, dibutuhkan suatu upaya agar siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dapat memberikan dampak positif kepada siswa yang memiliki motivasi belajar sedang dan rendah dalam mengembangkan proses berpikir kreatif melalui model Eliciting Activities. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dan mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah melalui Model Eliciting Activities. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan jenis sequential explanatory. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Inshafuddin dengan sampel sebanyak 5 orang yang dipilih berdasarkan tingkat motivasi belajar siswa tinggi, sedang, dan rendah. Untuk mengawali penggalian proses berpikir kreatif maka dilakukan tes berpikir kreatif matematis. Instrumen penelitian ini menggunakan angket motivasi belajar, tes berpikir kreatif matematis, dan wawancara proses berpikir kreatif matematis. Analisis data yang digunakan model Milles & Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi menghasilkan kreativitas fluency dalam kategori baik sebesar 64%, flexibility sebesar 14%. Siswa yang memiliki motivasi belajar sedang menghasilkan kreativitas fluency dalam kategori cukup sebesar 42% dan flexibility sebesar 15%. Siswa yang memiliki motivasi belajar rendah menghasilkan kreativitas fluency dalam kategori kurang sebesar 30%. Selanjutnya, siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi melalui tahap persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi dalam proses berpikir kreatif. Siswa yang memiliki motivasi belajar sedang melalui tahap persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Siswa yang memiliki motivasi belajar rendah hanya melalui tahap persiapan.
Kata kunci: Model Eliciting Activities (MEAs), Motivasi Belajar, Proses Berpikir Kreatif

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK