Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EVALUASI PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DI KECAMATAN LABUHAN HAJI BARAT TAHUN 2018-2019 (STUDI KASUS : DESA TUTONG)
Pengarang
A. BAIZALWI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1610104010005
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Musyawarah perencanaan pembangunan desa merupakan forum antar pemangku kepentingan yang ada desa untuk menyepakati rencana kerja pemerintahan desa tahun anggaran yang direncanakan. Pelaksanaan musyawarah menunjukan bahwa dalam forum Musrenbang bersifat partisipatif dan dialogis, namun pada pelaksanaannya Musrenbang di Desa Tutong belum menunjukkan indikator pembangunan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan Musrenbang dari tahun 2018-2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan hasil pelaksanaan Musrenbang dari tahun 2018-2109 serta bagaimana kelebihan dan kelemahan dalam pelaksanaan Musrenbang. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian di lapangan dilakukan melalui wawancara dengan informan penelitian dan observasi ke Desa Tutong. Sedangkan penelitian kepustakaan diperoleh melalui buku, dokumentasi, literature, jurnal, dan skripsi yang membahas tentang evaluasi pelaksanaan Musrenbang. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Musrenbang Desa Tutong tahun 2018-2019 dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku dimana dimulai dengan proses Pra Musrenbang, Musrenbang dan Pasca Musrenbang, namun pada pelaksanaannya Musrenbang belum berjalan dengan baik dan sesuai dengan indikator pembangunan seperti efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas dan ketepatan dalam pelaksanaannya yang belum mampu menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Pada pelaksanaan Musrenbang Desa Tutong juga memiliki kelebihan dan kekurangan pada pelaksanaanya, kelebihan pelaksanaan Musrenbang Desa Tutong adalah terstruktur dan sistematis, transparan dan akuntabel, dan ketetapan dalam pelaksanaanya, sedangkan kelemahan dalam pelaksanaan Musrenbang di Desa Tutong adalah usulan yang tidak berbasis kekinian, kurangnya survey lapangan oleh pemerintahan desa dan usulan yang hanya berfokus pada pembangunan fisik. Diharapkan pelaksanaan Musrenbang bisa memberikan tempat sebagai penghargaan atas hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya secara demokratis untuk kemajuan pembangunan desa serta masyarakat berperan aktif dalam setiap Musrenbang dan mengawasi jalanya pembangunan desa untuk mewujudkan pemerintahan desa yang lebih baik.
Tidak Tersedia Deskripsi
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROSES PERENCANAANRNRKP DESA (STUDI KASUS DESA BAYEUN KECAMATANRNRANTAU SELAMAT KABUPATEN ACEH TIMUR) (MOHD. RIZKI MAULANA, 2022)
PEMILLHAN BAHASA DALAM MASYARAKAT BILINGUAL ACEH- JAMEE DI DESA TUTONG RN KECAMATAN LABUHAN HAJI BARAT (Meri Ainurwati, 2021)
ANALISIS PENGARUH FENOMENA INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) TERHADAP CURAH HUJAN DI ACEH SELATAN (RATNA PERMATASARI, 2021)
PERAN PENDAMPING DESA DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN DESA (STUDI DI GAMPONG KEUMUMU HULU KECAMATAN LABUHAN HAJI TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN) (M NAZRI, 2017)
PENGARUH PONDOK PESANTREN DARUSSALAM RNAL-WALIYYAH TERHADAP EKONOMI MASYARAKATRN DESA BLANGPOROH KECAMATAN LABUHANRN HAJI BARAT, ACEH SELATAN (1980-2020) (Herdi Aswira, 2025)