Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG BERDASARKAN KETINGGIAN TEMPAT DI STASIUN PENELITIAN KETAMBE, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER
Pengarang
HARTONO SALIM - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1408104010055
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
598
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Keanekaragaman burung dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya gradien ketinggian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan keanekaragaman burung di tiga zona ketinggian, yaitu zona 1 (350–550 m dpl), zona 2 (550–800 m dpl), dan zona 3 (800–1050 m dpl). Data dikumpulkan pada bulan Mei–Agustus 2019 di Stasiun Penelitian Ketambe, Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh Tenggara. Data dikumpulkan menggunakan metode titik hitung beradius tetap. Data dianalisis menggunakan indeks keragaman Shannon-Wiener, indeks kemerataan Pielou, indeks dominansi Simpson, dan indeks kesamaan Jaccard. Secara keseluruhan, 581 individu dari 97 spesies burung tercatat yang termasuk dalam 27 famili dan 10 ordo. Famili yang memiliki jenis terbanyak adalah Pycnonotidae (15 jenis), diikuti oleh Timaliidae (10 jenis). Beberapa famili lainnya juga memiliki jenis yang cukup banyak yaitu Muscicapidae (8 jenis), diikuti oleh Dicaeidae dan Silviidae (masing-masing 6 jenis). Indeks keanekaragaman burung tertinggi berada di zona 2 (550 – 800 m dpl) baik pagi (H’=3,6) maupun sore (H’=3,4), sedangkan terendah berada di zona 3 (800–1050 m dpl) baik pagi (H’=2,8) maupun sore (H’=2,5). Indeks kesamaan burung cukup rendah, sekitar 18% antara kelompok pertama (zona 1 dan 2) dengan kelompok kedua (zona 3). Dua puluh lima jenis burung tercantum dalam daftar merah IUCN dengan kategori critically endangered (1 jenis), endangered (3 jenis), vulnerable (2 jenis), dan near threatened (19 jenis).
Tidak Tersedia Deskripsi
KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG BERDASARKAN KETINGGIAN TEMPAT DI STASIUN PENELITIAN KETAMBE, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (HARTONO SALIM, 2021)
INVENTARISASI JENIS LIKEN DI STASIUN PENELITIAN KETAMBE, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER, ACEH TENGGARA (Regita Sri Rahayu, 2023)
KEANEKARAGAMAN MAKROFUNGI DI STASIUN PENELITIAN KETAMBE, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (TNGL), ACEH TENGGARA (Inike Yulia Putri, 2020)
ETNOBOTANI JENIS TUMBUHAN BERACUN PADA MASYARAKAT DI SEKITAR TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (TNGL) KECAMATAN KETAMBE KABUPATEN ACEH TENGGARA (Widiya Putri, 2025)
KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI KUPU-KUPU (LEPIDOPTERA: RHOPALOCERA) DI STASIUN PENELITIAN KETAMBE, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (Nakita Chairunnisa, 2023)