HUBUNGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN LITERASI INFORMASI DALAM MENGIDENTIFIKASI BERITA BOHONG PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN LITERASI INFORMASI DALAM MENGIDENTIFIKASI BERITA BOHONG PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL


Pengarang

INA HAYATUN NIZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101130008

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Literasi informasi adalah suatu kemampuan yang dibutuhkan seseorang untuk dapat menggunakan informasi dengan benar dan mengidentifikasi berita bohong di media sosial. Kemampuan berpikir kritis merupakan strategi kognitif yang terkait dengan literasi informasi yang dapat membantu konsumen informasi mengidentifikasi sumber yang dapat dipercaya sambil menyangkal berita palsu/bohong (hoaks). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan literasi informasi dalam mengidentifikasi berita bohong pada pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 348 sampel dewasa awal di Aceh yang berusia 20-34 tahun dan menggunakan media sosial yang dipilih dengan nonprobality sampling. Analisis data menggunakan teknik Pearson Correlation yang menunjukkan nilai koefisien korelasi (r)= 0,589 dengan nilai signifikansi (p)=0,000 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK