KARAKTERISTIK DAN MORFOLOGI BIOCHAR AKIBAT VARIASI TEMPERATUR PIROLISIS DAN BAHAN BAKU (FEEDSTOCK) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KARAKTERISTIK DAN MORFOLOGI BIOCHAR AKIBAT VARIASI TEMPERATUR PIROLISIS DAN BAHAN BAKU (FEEDSTOCK)


Pengarang

VERA PUSPITA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1705108010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Vera Puspita. 1705108010013. Karakteristik dan Morfologi Biochar Akibat Variasi
Temperatur Pirolisis dan Bahan Baku (Feedstock) di bawah bimbingan Darusman
sebagai Ketua dan Syakur sebagai Anggota.




RINGKASAN
Biochar merupakan arang hitam berpori yang kaya karbon. Penggunaan biochar
saat ini semakin meluas baik sebagai industri pertanian, bahan bakar alternatif, industri
kimia maupun farmasi. Pembuatan biochar menggunakan bahan baku yang berasal dari
limbah pertanian seperti: limbah bambu, kelapa muda, kayu cemara, cangkang sawit,
serbuk gergaji dan sekam padi. Kandungan senyawa kimia pada setiap bahan baku
(feedstock) berbeda-beda. Kualitas biochar sangat bergantung kepada bahan baku, lama
pembakaran dan temperatur pembakaran. Kandungan senyawa kimia seperti selulosa,
hemiselulosa dan lignin akan mempengaruhi biochar yang dihasilkan. Rendah dan
tingginya temperatur pembakaran akan mempengaruhi sifat biochar (hidrofobik menjadi
hirofilik), mempengaruhi jumlah pori-pori pada biochar sehingga menghasilkan luas
permukaan spesifik yang tinggi. Semakin tinggi luas permukaan spesifik pada biochar akan
meningkatkan retensi air dan kapasitas tukar kation. Penelitian ini mengkaji kualitas
biochar akibat pembakaran secara pirolisis dengan menggunakan dua dari tiga indikator
kualitas biochar yaitu variasi temperatur pembakaran dan bahan baku. Sedangkan lama
pembakaran (time of residence) yaitu konstan dengan waktu 4 jam.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan morfologi biochar
akibat temperatur dan bahan baku berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium
Fisika Tanah dan Lingkungan Universitas Syiah Kuala sejak bulan Maret sampai Agustus.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan 12
perlakuan sebanyak 3 kali ulangan sehingga didapatkan 36 satuan percobaan, untuk
mendapatkan pengaruh akibat dari setiap perlakuan maka digunakan uji sidik ragam
(ANOVA) pada taraf 1% dan 5% dan dilanjutkan dengan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ)
dengan taraf 5% untuk mendapatkan perlakuan biochar terbaik. Parameter karakteristik
dan morfologi biochar yang diamati yaitu: kadar air rendemen biochar, pH, daya hantar
listrik/DHL, kemampuan memegang air/WHC, zat mudah menguap/volatile matter, kadar
abu/ash content, karbon terikat/fixed carbon, pori dan gugus fungsional biochar.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa temperatur pembakaran dan bahan baku
pembuatan biochar berpengaruh sangat nyata terhadap semua variabel karakteristik dan
morfologi biochar yaitu kadar air, zat menguap, kadar abu, karbon terikat, pH, kemampuan
memegang air, daya hantar listrik dan gugus fungsional biochar serta pori biochar. Bahan
baku (feedstock) biochar yang mempunyai karakteristik dan morfologi yang terbaik
terdapat pada serbuk gergaji dengan pembakaran pirolisis pada temperatur 400°C hal ini
dilihat setelah diuji proksimat nilai karbon terikat/fixed carbon yaitu: 90,34 % dengan
kadar zat menguap/volatile matter yaitu: 95,45 % dan kadar abu/ash content yaitu 4,02 %.
Disarankan pada penelitian selanjutnya menggunakan variasi temperatur dan bahan baku
lebih banyak.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK