Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN PELAGIS DENGAN ALAT TANGKAP PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) PUSONG KOTA LHOKSEMAWE
Pengarang
MITA RAHMATILLAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1711103010045
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Analisis keberlanjutan perikanan pelagis dengan alat tangkap pukat cincin di PPI Pusong Kota Lhoksemawe merupakan suatu analisis untuk megetahui tingkat keberlanjutan perikanan dengan mempertahankan keseimbangan antara tingkat eksploitasi dengan tingkat pemanfaatan sumberdaya perikanan. Pengelolaan perikanan adalah proses terintegrasi dalam pengumpulan informasi, analisis, perencanaan, konsultasi, pembuatan keputusan, alokasi sumberdaya dan implementasi dari berbagai aturan dibidang perikanan dalam rangka menjamin kelangsungan produktivitas sumberdaya dan pencapaian tujuan perikanan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status keberlanjutan perikanan pelagis dan faktor yang paling berpengaruh terhadap keberlanjutan perikanan pelagis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survei yang dilakukan pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) merupakan analisis untuk mengukur dan menggambarkan kondisi lestari sumberdaya kelautan dan perikanan atau mengevaluasi keberlanjutan (sustainability) dari perikanan secara multidispliner. Hasil analisis Rapfish menunjukan dimensi ekologi berada pada tingkat baik (berkelanjutan) dengan nilai 78,62, dimensi ekonomi berada pada tingkat cukup (berkelanjutan) dengan nilai 67,93, dimensi sosial berada pada tingkat cukup (berkelanjutan) dengan nilai 64,92 dan dimensi teknologi berada pada tingkat baik (berkelanjutan) dengan nilai 76,82. Atribut yang berpengaruh terhadap keberlanjutan perikanan pelagis dengan alat tangkap pukat cincin adalah dimensi ekologi, tidak mengalami perubahan jenis ikan yang terkangkap terhadap 5 tahun terakhir ini dengan nilai 6,27 dan tidak melakukan penangkapan ikan di terumbu karang dengan nilai 5,61. Dimensi ekonomi, bantuan dari pemerintah dengan memperolah nilai 6,27 dan mata pencaharian diasana sebagai nelayan dengan niali 5,61. Dimensi social, perkembangan jumlah nelayan dengan memperoleh nilai sebesar 6,27 dan pendapatan perkapita pada pembagian hasil tangkapan dengan nilai 5,61. Dimensi teknologi, menggunakan alat komunikasi dengan nilai yang diperoleh 6,27 dan ukuran kapal yang digunakan dengan nilai 5,61. Dimensi yang paling mempengaruhi keberlanjutan perikanan pelagis di PPI Pusong yaitu dimensi ekologi dan teknologi.
Kata kunci : Keberlanjutan, RAPFISH, ekologi, ekonomi, sosial, teknologi, pelagis
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PRODUKTIVITAS PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) LHOK PAWOH, KECAMATAN SAWANG, KABUPATEN ACEH SELATAN (Maria Ulfa, 2020)
ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN SAWANG BA'U KABUPATEN ACEH SELATAN (IFFA WIDIAWATI, 2025)
PRODUKTIVITAS PENANGKAPAN PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN MEUREUDURNPIDIE JAYA (Iswandi, 2025)
PRODUKTIVITAS PENANGKAPAN PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN MEUREUDURNPIDIE JAYA (Iswandi, 2025)
KAJIAN IDENTIFIKASI BAHAN DAN KONSTRUKSI PUKAT CINCIN DI PELABUHAN PENDARATAN IKAN LHOK PAWOH SAWANG, ACEH SELATAN (Mukhtar Wali, 2020)