<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94173">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DAN UDANG JERBUNG (PENAEUS MERGUIENSIS) DI TPI LAMPULO, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ATRIA MAQFIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Udang merupakan salah satu komoditas sumberdaya yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Data dan informasi mengenai panjang berat dan aspek biologi udang diperlukan untuk mengkaji populasi udang di alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui hubungan panjang berat dan aspek biologi reproduksi (nisbah kelamin dan tingkat kematangan gonad) udang windu (Penaeus monodon) dan udang jerbung (Penaeus merguiensis). Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2021. Metode penelitian yang digunakan Simple Random Sampling yaitu dengan cara pengambilan sampel udang secara acak dari keranjang milik nelayan  dalam satu kali layar. Total sampel yang diamati sebanyak 145 ekor udang, yang diperoleh dari hasil tangkapan nelayan dalam satu kali layar sebanyak 10% dari perairan timur Aceh yang didaratkan di TPI Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Sampel kemudian diukur panjang, ditimbang berat, dan diamati aspek biologi reproduksi di Laboratorium Histologi dan Nutrisi Ikan Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala. Hasil penelitian menunjukkan panjang karapas udang Penaeus monodon dan Penaeus merguiensis yang tertangkap di perairan timur Aceh berkisar 19-35 mm dan 17-32 mm, dengan pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif, dan didominasi oleh udang berjenis kelamin betina. Tingkat kematangan gonad didominasi oleh tingkat I dan II, tetapi saat penelitian tidak terdapat tingkat kematangan gonad tingkat III dan IV.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94173</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 13:59:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 06:54:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>