<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94120">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SOSIOLOGIS TERHADAP KEBIJAKAN KEPENDUDUKAN (STUDI KASUS PELAYANAN ADMINISTRASI PENCATATAN KELAHIRAN BERBASIS ONLINE DI KOTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKI AZKIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pelayanan administrasi pencatatan  kelahiran  berbasis  online  dan  faktor-faktor  apa  saja  yang  menjadi pendukung serta penghambat terhadap pelaksanaan pelayanan administrasi pencatatan kelahiran berbasis online di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan Teori Birokrasi Max Weber, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Diskucapil Kota Banda Aceh dalam menjalankan  kebijakan  pencatatan  akta  kelahiran  berbasis  online  secara  umum pelayanan  administrasi  kependudukan  di  kantor  disdukcapil  tersebut  sudah  lumayan baik.  Adapun  otoritas  yang  dijalankan  oleh  Diskucapil  Kota  Banda  Aceh  adalah Otoritas  Legal.Terdapat  beberapa  faktor  pendukung  dari  kebijakan  pencatatan  akta kelahiran  secara  online  yaitu  kecepatan  pengambilan  keputusan,  adanya  usaha  pada pegawai untuk belajar hal baru, dan tidak adanya nepotisme. Namun terdapat beberapa hambatan  dari  pelayanan  administrasi  pencatatan  kelahiran  berbasis  online  ini  yaitu petugas  yang  kurang  resvonsive,  pemilihan  jabatan  atau  bidang  yang  tidak  sesuai dengan  latar  belakang  pendidikan  atau  keahlian,  tidak  adanya  pengawasan  terhadap pegawai, kurangnya kedisiplinan dan adanya kesalahan penginputan data pada kantor desa. &#13;
 Kata Kunci: Pelayanan Administrasi, Akta Kelahiran, Birokrasi.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94120</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 10:53:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 16:16:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>