KELAYAKAN USAHA PERIKANAN PANCING RAWAI ASET DI TEMPAT PENDARATAN IKAN (TPI) KUALA GIGIENG, KECAMATAN SIMPANG TIGA, KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KELAYAKAN USAHA PERIKANAN PANCING RAWAI ASET DI TEMPAT PENDARATAN IKAN (TPI) KUALA GIGIENG, KECAMATAN SIMPANG TIGA, KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Nur Rahma - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1711103010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kabupaten Pidie adalah kabupaten yang terletak di Provinsi Aceh. Kabupaten Pidie terdapat salah satu tempat pendaratan ikan yang dikenal dengan nama TPI Kuala Gigieng. Alat tangkap yang umum digunakan oleh nelayan di TPI Kuala Gigieng adalah pancing rawai. Pancing rawai merupakan alat tangkap yang terdiri dari banyak mata pancing yang menggunakan umpan buatan untuk menarik perhatian target tangkapan. Usaha perikanan pancing rawai perlu dianalisis kelayakannya karena hasil tangkapan yang tidak menentu dapat mempengaruhi keberlanjutan usaha dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha dari alat tangkap pancing rawai di TPI Kuala Gigieng. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik wawancara. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari 10 responden. Data yang dikumpulkan terdiri dari biaya investasi, biaya tetap, biaya variabel dan biaya penerimaan. Analisis data yang digunakan terdiri dari analisis usaha dan analisis investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pancing rawai di TPI Kuala Gigieng yang dioperasikan dengan kapal inbor (kapal dongfeng) oleh 2 orang nelayan menguntungkan untuk dilaksanakan selama 1 tahun dengan nilai keuntungan Rp. 169.850.595, nilai R/C>1, ROI memiliki nilai 5,2 dan waktu pengembalian investasi selama 2 bulan. Berdasarkan analisis investasi usaha pancing rawai di TPI Kuala Gigieng selama 5 tahun layak untuk dilanjutkan karena NPV memiliki nilai positif, nilai Net B/C>1 dan nilai IRR> tingkat suku bunga yang berlaku.

Kata kunci : Pancing rawai, Analisis Finansial, Pidie

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK