HUBUNGAN STRESOR PSIKOSOSIAL DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN STRESOR PSIKOSOSIAL DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Annisa Waqo - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0807101010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.662

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Setiap peristiwa yang menyebabkan perubahan dalam kehidupan seseorang,
sehingga seseorang itu terpaksa mengadakan adaptasi untuk menanggulanginya
disebut stresor psikososial. Apabila adaptasi gagal akan menimbulkan stres yang
kemudian akan mempengaruhi ketidakseimbangan hormon reproduksi dan terjadi
suatu keadaan siklus menstruasi yang tidak teratur. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui hubungan stresor psikososial dengan siklus menstruasi pada
mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas
Syiah Kuala. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional
dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah
probability sampling dengan stratified random sampling dan diperoleh 93
responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner The College Life
Stress Inventory dan kuesioner siklus menstruasi. Kuesioner ini telah diuji
validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan uji univariat dan bivariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stresor
psikososial (97,8%) dengan tingkat rata-rata adalah ringan. Siklus menstruasi
responden rata-rata mengalami siklus menstruasi normal (87,1%), dan abnormal
sebesar 12, 9%. Tidak terdapat hubungan antara stresor psikososial dengan siklus
menstruasi pada mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas
Kedokteran Universitas Syiah Kuala, dengan nilai X2
hitung =2,340 lebih kecil dari
nilai X2
tabel=2,71 dengan ? = 0,1. Stresor psikososial tidak berpengaruh terhadap
siklus menstruasi mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas
Kedokteran Universitas Syiah Kuala.
Kata Kunci: stresor psikososial, siklus menstruasi, mahasiswi Fakultas
Kedokteran

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK