ANALISIS KERAPATAN VEGETASI DAN SUHU PERMUKAAN KOTA BANDA ACEH SEBELUM DAN SESUDAH BENCANA TSUNAMI DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KERAPATAN VEGETASI DAN SUHU PERMUKAAN KOTA BANDA ACEH SEBELUM DAN SESUDAH BENCANA TSUNAMI DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT


Pengarang

MEURA TRISHIANI ST - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1705108010042

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Meura Trishiani ST. 1705108010042. Analisis Kerapatan Vegetasi dan Suhu Permukaan
Kota Banda Aceh Sebelum dan Sesudah Bencana Tsunami dengan Menggunakan Data
Citra Satelit. Bimbingan Sugianto sebagai ketua dan Teti Arabia sebagai anggota.

RINGKASAN
Tanggal 26 Desember 2004 bencana tsunami menimpa Kota Banda Aceh. Bencana
tsunami memberikan dampak yang luar biasa bagi Kota Banda Aceh, baik kerusakan fisik
maupun non fisik. Banyak ruang vegetasi yang rusak tsunami akibat bencana tsunami.
Pasca bencana tsunami Kota Banda Aceh melakukan rehabilitasi dan rekontruksi sehingga
terjadi perubahan lahan. Selain perubahan lahan pasca bencana tsunami, pertambahan
penduduk yang terus meningkat berdampak kepada tingginya kebutuhan tempat tinggal.
Pemanfaatan citra Landsat 7 dan Landsat 8 dapat digunakan untuk mendeteksi kerapatan
vegetasi dan suhu permukaan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui kerapatan
vegetasi dan suhu permukaan sebelum dan sesudah bencana tsunami serta apakah ada
hubungan antara kerapatan vegetasi terhadap suhu permukaan.
Penelitian ini menggunakan metode NDVI (normalized difference vegetation index)
untuk memperoleh nilai kerapatan vegetasi dan melakukan pengolahan band thermal untuk
mendapatkan nilai suhu permukaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan kerapatan
vegetasi di Kota Banda Aceh pada Tahun 2004, 2005, 2009, 2015 dan 2020 didominasi
kelas kerapatan rendah namun pada tahun 2015 dan 2020 ada peningkatan pada kelas
kerapatan vegetasi sedang dan tinggi. Pada tahun 2004 didominasi suhu permukaan lahan
> 33 °C, tahun 2005 didominasi suhu permukaan lahan 24 - 27 °C, tahun 2009, 2015 dan
2020 sebaran yang cenderung sama dengan suhu permukaan lahan didominasi 27 - 30 °C.
Hasil analisis korelasi antara kerapatan vegetasi terhadap suhu permukaan memiliki nilai
korelasi negatif (-) yang artinya memiliki hubungan berlawanan arah.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK