<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94009">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KRIM GETAH JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS. L) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PERIODE 14 HARI PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINFEKSIKAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKY WIJAYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENGARUH KRIM GETAH JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.)&#13;
TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PERIODE &#13;
14 HARI PADA MENCIT (Mus musculus) YANG &#13;
DIINFEKSIKAN Staphylococcus aureus&#13;
ABSTRAK&#13;
Luka merupakan kerusakan kesatuan atau komponen jaringan, yang mengakibatkan secara &#13;
spesifik adanya bagian jaringan yang rusak atau hilang. Proses penyembuhan terdiri dari fase &#13;
inflamasi, fase profilerasi, dan maturasi atau remodeling. Penelitian ini bertujuan mengamati &#13;
efektivitas krim getah jarak pagar (Jatropha curcas L.) 10% terhadap luka sayat yang diinfeksi &#13;
Staphylococcus aureus pada periode 14 hari. Hewan coba yang digunakan, mencit jantan sebanyak &#13;
12 ekor, umur 2-3 bulan, dibagi pada 3 kelompok perlakuan dengan 4 ulangan, luka sayat dibuat &#13;
pada punggung mencit sepanjang 2 cm. Perlakuan I dioleskan basis krim (P1), perlakuan II dioleskan &#13;
silver sulphadiazine (P2), perlakuan III dioleskan krim getah jarak pagar 10% (P3), perawatan &#13;
dilakukan dua kali sehari selama 14 hari. Parameter penelitian yang diamati yaitu ditandai dengan &#13;
luka menutup dengan cara melihat dan mengukur panjang luka dalam cm. Data hasil penelitian &#13;
dianalisis menggunakan ANOVA dan perbedaan antara kelompok perlakuan dilanjutkan dengan uji &#13;
Duncan. Hasil penelitian panjang luka sayat berdasarkan hasil uji statistik menggunakan ANOVA &#13;
kelompok pemberian basis krim (P1), silver sulphadiazine (P2) dan krim getah jarak pagar 10% (P3) &#13;
memberikan pengaruh nyata (P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94009</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 13:32:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 11:44:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>