PELAKSANAAN KEBIJAKAN ACEH CARONG DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PELAKSANAAN KEBIJAKAN ACEH CARONG DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS DI PROVINSI ACEH


Pengarang

LAILUL FARHAS - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1610104010034

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

320.6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Di dalam RPJM Gubernur Aceh Periode 2017-2012 program unggulan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Wakil Gubernur Nova Iriansyah adalah program Aceh Carong periode 2017-2022. Program Aceh Carong merupakan salah satu misi dari Gubernur Irwandi yang terbungkus dalam visi Aceh Hebat. Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan sampai ke pelosok Aceh, namun dalam implementasi program tersebut belum maksimal sebab masih terdapat kesenjangan pendidikan antara desa dengan kota, kualitas pendidikan di Aceh juga masih belum baik, angka anak putus sekolah di pedesaan masih terus meningkat dan masih terdapat sekolah yang kekurangan tenaga pendidik profesional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan kebijakan Aceh Carong ini benar-benar di implementasikan dengan baik dan dampak positif yang diterima oleh masyarakat Provinsi Aceh. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan data dikoleksi melalui dokumentasi, observasi dan wawancara. Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan yang diperkenalkan oleh Edwards III yakni komunikasi, sumber daya, sikap birokrasi atau pelaksana, dan struktur organisasi termasuk tata aliran kerja birokrasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program tersebut masih belum maksimal dilakukan seperti kesenjangan pendidikan masih belum merata, kualitas pendidikan di Aceh juga masih belum baik, dan masih terdapat sekolah yang kekurangan tenaga pendidik profesional. Namun Faktor yang menjadi keberhasilan dari penerapan Aceh Carong adalah pengalokasian anggaran yang sangat besar untuk sektor pendidikan, dan mengurangi kesenjangan pendidikan di daerah-daerah, Sementara yang menjadi Faktor kelemahan adalah banyak guru yang belum menguasai IT, guru profesional masih mendominasi di sekolah perkotaan sehingga di daerah pelosok masih kurang guru yang berkompeten. Diharapkan Implementasi Aceh Carong harus benar-benar berdampak terhadap kualitas pendidikan di Aceh, dalam penerapannya harus melihat sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK