GAMBARAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DENGAN DIABETES MELLITUS DI RUANG RAWAT PARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE 1 JANUARI - 31 MEI 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DENGAN DIABETES MELLITUS DI RUANG RAWAT PARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE 1 JANUARI - 31 MEI 2011


Pengarang

Rizal Fajri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101010148

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.995

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronik menular yang masih merupakan masalah kesehatan masyarakat dunia termasuk Indonesia. Laporan WHO pada tahun 2009 mencatat peringkat Indonesia menurun ke posisi 5 dengan dengan jumlah penderita TB sebanyak 429 ribu orang. DM merupakan faktor predisposisi untuk terjadinya reaktivasi dari infeksi tuberkulosis dengan risiko relatif untuk berkembang menjadi TB paru bakteriologis positif lima kali lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran penderita TB paru dengan DM di Ruang Rawat Paru RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Semua penderita TB paru dengan DM menurut WHO dan IUATLD tahun 2008 didata, diolah secara deskriptik dan disajikan ke dalam tabel frekuensi. Dari hasil penelitian kategori TB paru pada penderita TB paru dengan DM di Ruang Rawat paru RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada periode 1 januari – 31 Mei 2011, ditemukan 72,2% kategori I dan 27,8% kategori II; gambaran BTA sputum pada pasien ditemukan 66,7% BTA positif dan 33,3% BTA negatif; tipe DM pada pasien ditemukan 100% DM tipe 2; berdasarkan usia angka kejadian terbesar adalah dewasa tua yaitu 66,7%; berdasarkan jenis kelamin yang menempati proporsi terbesar adalah laki – laki sebanyak 61,1%. Dari penelitian yang telah dilakukan diharapkan masyarakat bisa bekerja sama menciptakan lingkungan dan perilaku hidup sehat seperti tidak merokok, menjaga kebersihan makanan dan lingkungan, mawas diri terhadap lingkungan sekitar, segera periksa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat kalau ada tanda-tanda tuberkulosis paru.
Kata kunci : Tuberkulosis, Diabetes mellitus.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK