PENGARUH RIZOBAKTERI INDIGENOUS SEBAGAI AGENS BIOKONTROL TERHADAP PATOGEN SYNCHYTRIUM POGOSTEMONIS PENYEBAB PENYAKIT BUDOK PADA TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH RIZOBAKTERI INDIGENOUS SEBAGAI AGENS BIOKONTROL TERHADAP PATOGEN SYNCHYTRIUM POGOSTEMONIS PENYEBAB PENYAKIT BUDOK PADA TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.)


Pengarang

SITI NURMINAH NASUTION - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1705101050059

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis isolat rizobakteri indigenous yang berpotensi sebagai agens biokontrol pada patogen Synchytrium pogostemonis penyebab penyakit budok pada tanaman nilam. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala dan Kebun Percobaan Sektor Timur Fakultas Pertanian, Darussalam Banda Aceh. Waktu pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Januari sampai dengan Mei 2021. Percobaan ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap pola non-faktorial dengan 15 perlakuan yang terdiri atas 14 perlakuan isolat rizobakteri dan perlakuan kontrol (tanpa rizobakteri). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan masing-masing ulangan dengan 2 tanaman, sehingga diperoleh 90 tanaman. Data hasil penelitian dianalisis secara sidik ragam, jika berpengaruh nyata maka akan diuji lanjut menggunakan DNMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat rizobakteri PS 4/5 dan PS 5/6PK merupakan perlakuan terbaik sebagai agen biokontrol terhadap patogen S. pogostemonis penyebab penyakit budok pada tanaman nilam berdasarkan peubah masa inkubasi penyakit, tinggi tanaman 90 HSPT, diameter batang 90 HSPT, jumlah daun, jumlah cabang, luas daun tanaman, intensitas serangan penyakit, berat brangkasan basah, dan berat brangkasan kering. Hasil uji aktivitas enzim peroksidase menunjukkan aktivitas tertinggi pada tanaman nilam yang diberi perlakuan bahwa isolat rizobakteri PS 6/3A dengan nilai absorban sebesar 1,66 U ml-1.

Kata kunci: Tanaman Nilam, Rizobakteri Indigenous, dan Penyakit Budok

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK