SELF-CARE AGENCY PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

SELF-CARE AGENCY PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

LAINA MAULIDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1712101010092

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit naiknya kadar glukosa dalam darah yang tidak dapat disembuhkan sehingga memerlukan agen perawatan diri (Self-care agency). Self-care agency pada diabetes mellitus perlu dijalankan sepanjang kehidupan penderita, dimana self-care agency ini bertujuan untuk mengoptimalkan kontrol metabolik, serta mencegah komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui self-care agency pada lansia dengan diabetes mellitus di kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini kuantitatif deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional study dengan jumlah populasi 7.365. Metode pengambilan sampel yaitu non probability sampling menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah 379 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner The Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) dengan nilai validitas 0,98 dan nilai reliabilitas 0,72. Penelitian ini menggunakan analisis data univariat. Hasil penelitian Self-care agency pada lansia dengan diabetes mellitus yang terdiri dari enam dimensi yaitu diet khusus, aktivitas fisik, minum obat diabetes rata-rata 5 hari dalam satu minggu terakhir, diet umum rata-rata 6 hari dalam satu minggu terakhir, memonitoring gula darah rata-rata 2 hari dalam satu minggu terakhir, perawatan kaki rata-rata 4 hari dalam satu minggu terakhir dan dapat disimpulkan bahwa mayoritas self-care agency responden sudah baik. Direkomendasikan kepada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan promosi kesehatan terkait pentingnya melakukan manajemen pengobatan diabetes mellitus secara rutin.
Kata kunci : Self-care agency, Lansia, Diabetes mellitus
Daftar Bacaan : 13 buku + 25 jurnal + 11 sumber online + 1 Skripsi (2010-2020)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK