<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="93859">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZIKRINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemberian ASI eksklusif masih menjadi tantangan besar bagi ibu menyusui dalam menunjang pertumbuhan, perkembangan, dan kelangsungan hidup bayi. ASI eksklusif dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi karena meningkatkan sistem imunitas pada tubuh bayi untuk melawan berbagai macam penyakit. WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, namun cakupan pemberian ASI eksklusif di beberapa daerah di indonesia masih dibawah target sebesar 80% dan provinsi Aceh sebesar 55,24%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang memengaruhi dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi &gt;6 bulan di Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 101 ibu menyusui. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan landasan teori dan dalam bentuk google form.. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden berpengetahuan cukup yaitu 45 (44,6%) responden, 56 (55,4%) responden bersikap positif, 61 (59,4%) responden mendapat dukungan yang kurang dari keluarga dan 65 (64,4%) responden mendapat dukungan tenaga kesehatan yang baik. Direkomendasikan kepada tenaga kesehatan agar dapat melakukan penyuluhan kesehatan secara berkala kepada keluarga terkait pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi bayi.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>93859</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-20 08:53:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-20 10:39:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>