STRATEGI KOMUNIKASI SARAKOPAT DALAM PEMBAGIAN DANA KETAHANAN PANGAN PROGRAM BUPATI BENER MERIAH (STUDI KASUS DI DESA BLANG PANAS KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2020) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STRATEGI KOMUNIKASI SARAKOPAT DALAM PEMBAGIAN DANA KETAHANAN PANGAN PROGRAM BUPATI BENER MERIAH (STUDI KASUS DI DESA BLANG PANAS KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2020)


Pengarang

AINI SIMAH BENGI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1610102010006

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Penelitian ini berjudul Strategi komunikasi Sarakopat dalam pembagian dana ketahanan pangan program Bupati Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui strategi komunikasi Sarakopat dalam pembagian dana ketahanan pangan Bupati Bener Meriah saat Covid-19 Desa Blang Panas Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Tahun 2020. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model komunikasi Cultip dan Center dan teori manajemen strategi oleh David. Model komunikasi Cultip dan Center menjelaskan tentang langkah-langkah yang menjadi landasan atau acuan dalam pelaksanaan proses perencanaan komunikasi. Ada empat langkah yaitu penemuan fakta, perencanaan, komunikasi, dan evaluasi. Teori manajemen strategi terdiri dari perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif studi kasus dengan menggunakan metode wawancara tidak tertstruktur, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. terhadap lima (5) orang informan dengan pemilihan informan orang yang mempunyai karakteristik tertentu (purposive sampling). Hasil penelitian menjelaskan bahwa strategi komunikasi yang disusun oleh aparatur desa dalam penyusunan strategi setelah terjadinya kerusakan kantor desa, mengikuti isi juknis dana ketahanan pangan bahwa sebelum pembagian dana diadakan rapat atau musyawarah dengan aparatur desa yang lainnya guna membahas cara pembagian, dalam implementasi strategi, aparatur desa Blang Panas mengumpulkan warga desa dan membagikan bantuan ketahanan pangan kepada masyarakat tiga hari setelah juknis dibagikan dan evaluasi strategi dibuktikan dengan pembagian dana ketahanan pangan setelah terjadinya kerusakan dengan cara terbuka, aparatur desa melalukan sosialisasi mengenai pembagian dana covid lainnya. Dari sosialisasi itu warga mengerti dan memahami serta mengetahui jenis bantuan apa yang diterima, dengan jumlah yang diterima, kriteria penerima bantuan, serta masyarakat mengetahui bahwa bantuan ketahanan pangan dibagikan ke seluruh KK di Desa Blang Panas tanpa syarat dari Bupati Bener Meriah.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Sarakopat, Desa Blang Panas, bantuan dana ketahanan pangan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK