<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="93840">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN JENIS KITOSAN DAN LAMA SIMPAN TERHADAP KUALITAS CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JILAN VIDA RANA NASUTION</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis kitosan, pengaruh lama simpan terhadap kualititas cabai merah dan mengetahui nyata atau tidaknya interaksi antara jenis kitosan dan lama simpan terhadap kualitas cabai merah. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh dari tanggal November 2020 sampai Januari 2021. Percobaan ini disusun berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan dan 27 unit percobaan. Faktor yang diteliti pada penelitian ini terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu jenis kitosan yang terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa kitosan, kitosan komersial 3%, dan kitosan organik 3%. Lama penyimpanan dengan 3 taraf yaitu 1 minggu, 2 minggu, dan 3 minggu. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jenis kitosan berpengaruh sangat nyata terhadap susut bobot, organoleptik terhadap warna luar dan penerimaan keseluruhan serta berpengaruh nyata terhadap kadar vitamin C, pengukuran warna L (kecerahan), organoleptik terhadap tekstur dan aroma. Kualitas cabai merah terbaik dijumpai pada perlakuan kitosan komersial 3%. Sedangkan, lama simpan berpengaruh sangat nyata terhadap susut bobot, kadar air, kadar vitamin C, pengukuran warna L (Kecerahan), warna A (Merah), organoleptik terhadap warna luar, tekstur, aroma dan penerimaan keseluruhan. Kualitas cabai merah terbaik dijumpai pada perlakuan lama simpan 1 minggu.. Terdapat interaksi antara jenis kitosan dan lama simpan terhadap kualitas cabai merah yang berpengaruh sangat nyata terhadap susut bobot dan berpengaruh nyata terhadap organoleptik penerimaan keseluruhan. Kualitas cabai merah terbaik dijumpai pada kombinasi antara tanpa kitosan dan lama simpan 1 minggu.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>93840</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-18 14:09:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 10:21:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>