EFIKASI CAMPURAN HERBISIDA CLOMAZONE DAN OKSIFLUORFEN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP GULMA DAN PERTUMBUHAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRILL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EFIKASI CAMPURAN HERBISIDA CLOMAZONE DAN OKSIFLUORFEN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP GULMA DAN PERTUMBUHAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRILL)


Pengarang

MINAR BERUH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505150010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54212

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MINAR BERUH / 1505150010024 “Efikasi Campuran Herbisida Clomazone dan Oksifluorfen serta Pengaruhnya terhadap Gulma dan Pertumbuhan Kedelai (Glycine max L. Merrill)” yang dibimbing oleh Hasanuddin sebagai pembimbing utama dan Jumini sebagai pembimbing anggota.

RINGKASAN
Clomazone dan Oksifluorfen merupakan herbisida yang sering digunakan untuk mengendalikan gulma pada tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran herbisida clomazone dan oksifluorfen terhadap gulma dan pertumbuhan kedelai.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Selamat Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar dan Laboratorium Pengelolaan Gulma Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini berlangsung dari November 2019 - Maret 2020. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih kedelai varietas Devon 1 yang diperoleh dari Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi- umbian (Balitkabi), herbisida clomazone dan oksifluorfen, pupuk Urea, SP36 dan KCl, Insektisida Deltametrin dan Furadan. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cangkul, polybag, meteran, ember, gembor, timbangan analitik, knapsack sprayer dan alat tulis menulis.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola non faktorial yang terdiri dari 8 perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu campuran herbisida clomazone dan oksifluorfen dengan perlakuan: kontrol; clomazone 1,5 kg b.a ha-1; oksifluorfen 1,5 kg b.a ha-1; clomazone 0,75 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 0,75 kg b.a ha-1; clomazone 1 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 1 kg b.a ha-1; clomazone 0,5 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 1 kg b.a ha-1; clomazone 1 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 0,5 kg b.a ha-1; clomazone 0,5 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 0,5 kg b.a ha-1. Peubah yang diamati adalah spesies gulma, individu gulma, persentase penutupan gulma, persentase pengendalian gulma, bobot kering gulma, bobot kering tanaman kedelai.
Perlakuan campuran herbisida clomazone dan oksifluorfen berpengaruh terhadap spesies gulma, individu gulma, persentase penutupan gulma, persentase pengendalian gulma, bobot kering gulma, dan bobot kering tanaman. Campuran herbisida clomazone dan oksifluorfen dengan dosis clomazone 1 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 1 kg b.a ha-1 dapat menurunkan spesies gulma, individu gulma, bobot kering gulma, persentase penutupan gulma, serta meningkatkan persentse pengendalian gulma. Campuran herbisida clomazone 0,5 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 1 kg b.a ha-1 dapat meningkatkan bobot kering tanaman.
Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut di lapangan mengenai tiga campuran herbisida dengan dosis yang berbeda untuk mengendalikan gulma dan meningkatkan hasil kedelai.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK