<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="93727">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizka Helsa Pratiwi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masa balita merupakan masa yang dikenal dengan golden age. Pada masa ini sangat penting untuk memperhatikan status gizi pada balita yang berdampak dalam proses tumbuh kembang fisik, sistem saraf dan otak, serta tingkat intelektualitas dan kecerdasan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki balita 1-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini berjumlah 106 keluarga. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan status gizi pada balita yaitu: pendapatan, pekerjaan, pendidikan dan pengetahuan. Dimana sebagian besar responden memiliki pendapatan dalam kategori tinggi sebanyak 63 (59,4%) orang, responden tidak bekerja sebanyak 57 (53,8 %) orang, pendidikan menengah sebanyak 64 (60,4%) orang, pengetahuan baik terkait gizi seimbang yaitu sebanyak 81 orang (76,4%). Disarankan kepada pihak pelayanan kesehatan khususnya puskesmas dan instansi yang terkait dapat terus memberikan promosi dan edukasi terkait gizi balita, sehingga dapat lebih meningkatkan pemahaman keluarga dalam peningkatan status gizi balita.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci	: Balita, Gizi, Keluarga, Status Gizi&#13;
Daftar bacaan	: 29 buku + 19 jurnal + 15 Artikel (2010-2021)&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>93727</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-17 12:24:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-17 15:57:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>