Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS MIXED LAYER DEPTH (MLD) TERHADAP SEBARAN KLOROFIL-A DI UTARA SELAT MALAKA PADA FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017
Pengarang
NATASYA ANDINI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1711101010033
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Mixed Layer Depth (MLD) merupakan pencampuran massa air akibat pergerakan vertikal yang menjadikan kondisi lapisan homogen, dimana nilai suhu dan salinitas berada pada nilai yang hampir sama. Pencampuran massa air sangat penting karena mempengaruhi distribusi nutrient dan persebaran panas yang berimbas pada iklim. Pada penelitian ini dikaji pengaruh Mixed Layer Depth terhadap sebaran klorofil-a di utara Selat Malaka. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi sebaran klorofil-a di utara Selat Malaka dan mengkaji hubungan antara Mixed Layer Depth terhadap sebaran klorofil-a. Penelitian ini memakai data HYCOM dan MODIS serta menggunakan metode analisis korelasi. Penelitian ini dilakukan di Selat Malaka bagian utara. Hasil dari penelitian ini adalah suhu permukaan laut tertinggi di utara Selat Malaka memiliki nilai 29°C - 31°C pada bulan Agustus dan terendah memiliki nilai 27°C - 30°C pada bulan Februari. Salinitas di utara Selat Malaka pada bulan Februari dan Agustus cenderung sama, berkisar antara 31 psu – 33 psu. Arus bulan Februari cenderung lebih lambat disebabkan kecepatan angin berkisar antara 1.5–2m/s, dibandingkan 3 – 4 m/s pada bulan Agustus. Lapisan Mixed Layer Depth di utara Selat Malaka pada bulan Februari dan Agustus di koordinat 4.5N bernilai sama yaitu 70 m. Mixed Layer Depth di koordinat 5N pada bulan Februari dan Agustus memiliki ketebalan masing-masing 85 m dan ketebalan 75 m. Sebaran klorofil-a tertinggi di bagian utara Selat Malaka pada bulan Agustus adalah 0,2 mg/m3 – 0,8 mg/m3. Bulan Februari konsentrasi klorofil-a terendah adalah 0.2 mg/m3 – 0.4 mg/m3.
Kata Kunci: Mixed Layer Depth, Klorofil-a, Suhu Permukaan Laut, Arus.
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN POLA ARUS DAN TEMPERATUR TERHADAP DISTRIBUSI KLOROFIL-A DI PERAIRAN SELAT MALAKA PADA FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017 (AGUSMAN FATARAS, 2021)
VARIASI SEA SURFACE HEIGHT (SSH) DI PERAIRAN SELAT MALAKA BERDASARKAN ESTIMASI DATA HYCOM PADA FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017 (M. CHANDRA, 2021)
PENGARUH KECEPATAN ARUS TERHADAP SEBARAN SUHU PERMUKAAN KLOROFIL-A DI SELAT MAKASSAR PADA FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017 (TRI AYU ANGRENY, 2021)
PENGARUH MIXED LAYER DEPTH TERHADAP SEBARAN KLOROFIL-A DI TELUK BENGGALA PADA FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017 (DARFINA, 2021)
ANALISIS MIXED LAYER DEPTH (MLD) DI SELAT MAKASSAR PADA BULAN FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017 (DINA WATI, 2021)