KESIAPSIAGAAN DAN KEBUTUHAN BELAJAR PERAWAT TERHADAP PENCEGAHAN RESIKO COVID-19 DI PUSKESMAS KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KESIAPSIAGAAN DAN KEBUTUHAN BELAJAR PERAWAT TERHADAP PENCEGAHAN RESIKO COVID-19 DI PUSKESMAS KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

AMALIA ULFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1712101010057

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Covid-19 merupakan penyakit menular yang telah ditetapkan sebagai pandemi global karena telah menyebar ke 223 negara yang ada di dunia sejak Desember 2019. Perawat sebagai bagian dari tenaga kesehatan turut andil dalam mempersiapkan kegiatan kesiapsiagaan dalam menghadapi penyebaran Covid-19 yang dimulai dari pelayanan kesehatan tingkat pertama yaitu puskesmas, salah satunya melalui keikutsertaan perawat dalam kegiatan pelatihan atau stimulasi bencana sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapsiagaan dan kebutuhan belajar perawat terhadap pencegahan resiko Covid-19 di Puskesmas Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di 2 Puskesmas Kabupaten Aceh Besar, dengan jumlah responden sebanyak 38 perawat diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan 2 kuesioner baku DPET dan EPIQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian perawat memiliki kesiapsiagaan yang tinggi dari aspek pengetahuan sebanyak 22 orang (57,9%), keterampilan sebanyak 19 orang (50,0%), dan PDM sebanyak 20 orang (52,6%), sedangkan untuk format pelatihan yang paling disukai yaitu pada metode tatap muka sebanyak 38 (100%). Dari hasil penelitian disarankan kepada Kepala Puskesmas dalam meningkatkan kesiapsiagaan perawat untuk kualitas kerja yang baik dalam mencegah penularan resiko Covid-19, seperti keikutsertaan dalam pelatihan terkait juga harus difasilitasi dengan pengaturan prokes yang ketat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK