PENGARUH KENAIKAN SUHU TERHADAP HISTOLOGI INSANG DAN FISIOLOGI DARAH BENIH IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH KENAIKAN SUHU TERHADAP HISTOLOGI INSANG DAN FISIOLOGI DARAH BENIH IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER)


Pengarang

Fachrurozi Amir - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1909200210002

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (S2) / PDDIKTI : 54145

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

597.72

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ikan kakap putih (Lates calcarifer) merupakan salah satu ikan bernilai ekonomis tinggi di Indonesia dan Negara-negara di Asia Tenggara. Ikan ini memiliki habitat di perairan pesisir sehingga rentan terhadap perubahan lingkungan pesisir akibat degradasi pesisir, pencemaran dan pemanasan global. Kenaikan suhu akibat pemanasan global mempengaruhi distribusi dan kelangsungan hidup organisme akuatik termasuk ikan. oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kenaikan suhu terhadap kondisi fisiologis dan histologi insang ikan kakap putih. Ikan kakap putih diaklimatisasi pada delapan tingkatan suhu, 28oC-35oC selama 15 hari. Pengambilan sampel darah dilakukan pada hari ke 15 untuk diukur kadar hemoglobin, glukosa, hormon kortisol, jumlah sel darah merah, jumlah sel darah putih dan abnormalitas sel darah merah. Selain itu sampel insang ikan juga diambil untuk pengujian histologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu air berpengaruh nyata terhadap kadar glukosa, kortisol, dan sel eritrosit (P0,05). Kadar glukosa dan kortisol meningkat tajam pada suhu 31 oC ke atas. Jumlah sel eritrosit tertinggi ditemukan pada suhu 35 oC. Kelainan darah meningkat secara linier terhadap kenaikan suhu air. Abnormalitas sel insang terjadi pada suhu 31 oC ke atas. Disimpulkan bahwa suhu air tidak mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup, namun peningkatan suhu menyebabkan stres fisiologis akut.

Kata kunci: Pemanasan global, kelangsungan hidup, heamatology, kerusakan jaringan insang

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK