Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IDENTIFIKSAI SAMPAH BAWAAN LAUT DI PESISIR KOTA SABANG
Pengarang
BAIHAQQI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1711101010045
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kajian jenis sampah bawaan laut (Marine debris) dengan mengidentifikasi jumlah dan jenis sampah di wilayah pesisir Kota Sabang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2021. Penelitian terdiri dari tiga stasiun yaitu Pantai Kasih, Pantai Ie Meule, dan Pantai Bangau. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel sampah bawaan laut yaitu metode Shoreline dengan menggunakan transek garis berukuran 100 x 6 meter. Selanjutnya diidentifikasi sampel berdasarkan jumlah, dan jenis sampah. Hasil yang diperoleh sampah Pantai Ie Meule memiliki total jumlah sampah yang tertinggi dari keseluruhan stasiun penelitian yaitu 818 unit sampah dengan nilai total kelimpahan 1,3610 unit/m2. Pantai Kasih menjadi daerah yang memilki total jumlah sampah terendah yaitu 143 unit dengan nilai total kelimpahan 0,2370 unit/m2. Sampah jenis plastik merupakan sampah yang mendominasi setiap stasiun dengan total sampah plastik 919 unit dengan nilai kelimpahan rata-rata 0,5106 unit/m2.
Kata Kunci : Kota Sabang, Metode Shoreline, Sampah Plastik
Tidak Tersedia Deskripsi
DINAMIKA DISTRIBUSI MARINE DEBRIS DI PERAIRAN SABANG MENGGUNAKAN SIMULASI NUMERIK TAHUN 2021 (MUHAMMAD ALIZAN NAURI, 2024)
ANALISIS SAMPAH LAUT DI PANTAI ALUE NAGA DAN ULEE LHEUE KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRANSEK (Wulan Windari, 2022)
IDENTIFIKASI KELIMPAHAN SAMPAHRNMESOPLASTIK DIPESISIR KOTA SABANG (AKMAL MAHDI, 2024)
EFEKTIVITAS PERAN PANGLIMA LAOT DALAM MITIGASI KERUSAKAN KAWASAN PESISIR DAN LAUT DI KOTA SABANG (LIZTIAWATI, 2018)
IDENTIFIKASI KELIMPAHAN SAMPAH LAUT (MARINE DEBRIS) MAKRO DI PESISIR PANTAI CEMARA INDAH DAN PANTAI PASIR PUTIH KABUPATEN ACEH SELATAN (AULI MUZILLY VIRNANDA, 2024)