PERAN REJE KAMPUNG SEBAGAI BROKER POLITIK PADA PEMILU 2019 DI ACEH TENGAH (STUDI KASUS REJE KAMPUNG DESA BURNI BIUS KECAMATAN SILIH NARA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERAN REJE KAMPUNG SEBAGAI BROKER POLITIK PADA PEMILU 2019 DI ACEH TENGAH (STUDI KASUS REJE KAMPUNG DESA BURNI BIUS KECAMATAN SILIH NARA)


Pengarang

Dicky Rizki Koara - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1510103010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

324.9

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemilu merupakan salah satu pilar utama dari sebuah proses akumulasi kehendak masyarakat. Pemilu sekaligus merupakan prosedur demokrasi untuk memilih seorang pemimpin. Dalam konteks politik terdapat gambaran pemilu dimana kemenangan seseorang ditentukan oleh kuantitas massa yang dimobilisir “mobilized mass”, bukan oleh visi maupun “organized mass”. Sehingga memberi peluang hadirnya aktor-aktor politik baru, juga membuka peluang munculnya para Broker Politik. Broker Politik merupakan seseorang yang ikut membantu dalam mendapatkan suara di tengah persaingan pasar bebas Pemilu yang bersifat terbuka. Pada proses Pemilu di Aceh Tengah ditingkat desa terdapat Reje Kampung yang terlibat dan dilibatkan dalam politik praktis yakni sebagai tim sukses, namun dalam praktiknya ada yang bekerja secara terang-terangan dan tertutup. Fakta tersebut ditemukan di Desa Burni Bius Baru Kecamatan Silih Nara. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran dari reje Kampung sebagai broker politik pada pemilu legislatif 2019 serta faktor yang membuat Reje Kampung ikut berperan sebagai Broker Politik. Penelitian ini menggunakan Teori Elit dan Teori Patron-Klien. Jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Reje Kampung mampu mempengaruhi masyarakat di Desanya untuk memenangkan salah satu Caleg pilihannya. Reje Kampung menjadi Broker Politik dikarenakan ingin membuat desa Burni Bius berkembang serta mensejahterakan Kelompok Tani dan UMKM di Desa Burni Bius. Reje Kampung melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk memaksimalkan suara pemilu di Desa Burni Bius, Reje Kampung memanfaatkan posisinya sebagai orang nomor 1 di Desa Burni Bius. Reje Kampung membangun hubungan kerjasama dengan Caleg yang ia dukung untuk kepentingannya. Selain itu, Figur Reje Kampung sebagai orang yang berpengaruh di desa Burni Bius membuat perannya sebagai Broker Politik berjalan lancar terbukti memberikan pengaruh yang signifikan pada pemilu legislatif tahun 2019. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Reje Kampung memobilisasi masyarakat dengan melakukan pendekatan kekerabatan serta memanfaatkan statusnya sebagai orang yang berpengaruh diwilayahnya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK