HUBUNGAN PERILAKU FORGIVENESS DENGAN PENERIMAAN DIRI ANAK YANG MENGALAMI VERBAL ABUSE DI SMK NEGERI 2 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN PERILAKU FORGIVENESS DENGAN PENERIMAAN DIRI ANAK YANG MENGALAMI VERBAL ABUSE DI SMK NEGERI 2 BANDA ACEH


Pengarang

Intan Maisarah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606104030047

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Maisarah,Intan. 2021. Hubungan Perilaku Forgiveness dengan Penerimaan Diri Anak yang Mengalami Verbal Abuse di SMK Negeri 2 Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing:
(1) Drs. Syaiful Bahri, M.Pd (2) Fajrini, S.Pd., M.Ed
Kata Kunci: Perilaku Forgiveness, Penerimaan Diri, Verbal Abuse.
Verbal abuse merupakan kekerasan verbal yang berdampak buruk pada mental seseorang. Anak yang dapat melakukan penerimaan terhadap dirinya sendiri, biasanya memiliki kemampuan forgiveness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Perilaku Forgiveness dengan Penerimaan Diri Anak yang Mengalami Verbal Abuse di SMK Negeri 2 Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratifed random sampling, dengan Jumlah populasi pada siswa kelas X dan XI berjumlah 605 siswa. Metode pengambilan sampel menggunakan rumus slovin untuk menunjukkan jumlah sampel siswa dengan taraf kesalahan (signifikan) sebesar 0,05%, Maka dengan memasukkan rumus sampel yang didapat adalah 242 siswa. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah angket perilaku forgiveness dan penerimaan diri dalam bentuk skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif kuat antara perilaku forgiveness dengan penerimaan diri dengan koefisien r = 0,694 dan signifikan pada level p=0,000. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi sikap perilaku forgiveness peserta didik maka akan semakin tinggi pula sikap penerimaan diri Anak terhadap verbal abuse yang dilakukan oleh orang sekitarnya. Namun sebaliknya, apabila perserta didik memiliki sikap perilaku forgiveness yang rendah maka akan rendah pula sikap penerimaan diri Anak terhadap verbal abuse yang dilakukan oleh orang sekitarnya. Sehingga dengan penerimaan diri yang baik dan perilaku forgiveness yang tinggi anak akan memiliki hubungan baik kepada orangtua, teman, dan dapat menjalin komunikasi yang baik pada orang sekitar. Hal ini membantu siswa untuk tidak melakukan verbal abuse disekolah dan sekitarnya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK