HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI MENGONTROL FAKTOR RISIKO PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI MENGONTROL FAKTOR RISIKO PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Tiara Awi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1712101010034

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.123 028

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit tidak menular yang terjadi akibat kekurangan darah pada otot jantung karena adanya stenosis pada arteri koroner sehingga menyebabkan tingginya morbiditas dan mortalitas di negara berkembang maupun negara maju. Pengetahuan seseorang tentang faktor risiko PJK yang dapat dimodifikasi (merokok, hipertensi, kolesterol, kegemukan, kurang olahraga, diabetes dan stress) dapat mempengaruhi motivasi dalam mengontrol faktor risiko PJK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan motivasi mengontrol faktor risiko pada pasien penyakit jantung koroner. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini yaitu pasien penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung RSUDZA. Teknik pengambilan sampel adalah non problability sampling menggunakan metode consecutive sampling dengan sampel sebanyak 117 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner modifikasi dari Heart Disease Fact Questionnare (HDFQ) dan kuesioner Motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien PJK memiliki pengetahuan baik sebanyak 93 responden (79,5%) dan 88 (94,6%) pasien diantaranya memiliki motivasi yang tinggi dalam mengontrol faktor risiko PJK. Data dianalisis menggunakan chi-square dengan hasil p-value=0,002(?=

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK