<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="93583">
 <titleInfo>
  <title>EMBRIOGENESIS IKAN BETOK ANABAS TESTUDINEUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMADI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengamatan perkembangan embrio penting dilakukan untuk mendapatkan pemahaman tentang proses awal kehidupan ikan, informasi ini berguna bagi pengembangbiakan ikan khususnya pada proses kawin silang dan rekayasa genetik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengamati proses perkembangan embrio serta lama waktu penetasan telur ikan betok yang diinkubasi pada suhu media 28 0C. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – April 2021 di Laboratorium Pembenihan Ikan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan embrio ikan betok terbagi menjadi enam fase, yaitu fase cleavage (3 jam 5 menit), morula (4 jam 30 menit), blastula (5 jam 40 menit), gastrula (8 jam 47 menit), organogenesis (15 jam 39 menit) dan menetas. Telur ikan betok menetas 18 jam 38 menit setelah fertilisasi pada suhu inkubasi 28 0C. Kualitas air yang didapat selama proses inkubasi telur memiliki nilai rata-rata suhu 28,18 0C, tingkat keasaman (pH) 7,40 dan oksigen terlarut (DO) 7,65 mg/l. Kualitas air selama penelitian masih dalam kondisi yang dapat ditolerir oleh telur ikan betok.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Ikan betok (Anabas testudineus), embriogenesis, waktu penetasan.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>93583</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-16 11:43:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-17 09:32:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>