<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="93558">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KINETIKA PELEPASAN POLIFENOL SEBAGAI ANTIOKSIDAN EDIBLE ACTIVE FILM DARI CAMPURAN PATI AREN-KITOSAN DAN MINYAK SERAI WANGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yulia Fatihul Haya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Plastik biodegradable sebagai pengemas dapat ditambahkan antioksidan yang berfungsi &#13;
menjaga makanan dari terjadinya proses oksidasi dan juga lebih tahan lama. Minyak serai &#13;
wangi dengan bahasa latin Citronella oil (CO) merupakan salah satu bahan yang dapat &#13;
ditambahkan ke dalam pengemas makanan yang berfungsi sebagai antioksidan karena &#13;
memiliki kandungan fenolik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinetika &#13;
pelepasan polifenol dari minyak serai wangi yang ada di dalam film berbahan pati aren-kitosan&#13;
(CH/SPS). Kadar total fenolik minyak serai wangi yang ditambahkan di dalam film ditentukan &#13;
dengan menggunakan metode Folin-Ciocalteu. Minyak serai wangi yang ditambahkan di &#13;
dalam film dengan persentase 1%, 3% dan 5% memiliki kadar total fenolik secara berturutturut 0,1679, 0,1822 dan 0,1987 mgGAE/g. Pelepasan polifenol diuji menggunakan &#13;
persamaan Korsmeyer-Peppas dengan membandingkan active film yang direndam di dalam &#13;
pelarut H2O dan pelarut C2H5OH 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelepasan &#13;
polifenol pada pelarut C2H5OH 10% lebih tinggi dibandingkan dengan pelepasan polifenol&#13;
pada pelarut H2O. Hanya CH/SPS-CO 1% pada pelarut H2O yang mengikuti mekanisme &#13;
Fickian (n=0,5), sedangkan CH/SPS-CO 3% dan CH/SPS-CO 5% pada pelarut H2O serta &#13;
semua active film pada pelarut C2H5OH 10% mengikuti mekanisme quasi-Fickian. Maka &#13;
dapat disimpulkan bahwa hanya CH/SPS-CO 1% pada pelarut H2O mengalami pembengkakan &#13;
pada matriks film (difusi) sedangkan CH/SPS-CO 3% dan CH/SPS-CO 5% pada pelarut H2O &#13;
serta semua active film pada pelarut C2H5OH 10% tidak mengalami pembengkakan pada &#13;
matriks film (semu difusi).&#13;
Kata Kunci: Plastik Biodegradable, Citronella oil, Folin-Ciocalteu.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>93558</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-16 10:16:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-16 10:24:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>