<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="93533">
 <titleInfo>
  <title>SUBSIDI PERIKANAN DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD TAISIR AFRIAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sektor perikanan adalah salah satu sektor unggulan dan menjadi prioritas pengembangan. Namun sayangnya kehidupan masyarakat nelayan masih berada dibawah garis kemiskian. Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan telah menganggarkan sejumlah dana untuk pembangunan sektor ini, anggaran ini terjadi dari belanja langsung dan Belanja tidak langsung. Belanja langsung yang diperuntukkan untuk sektor perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan hasil perikanan, pengawasan dan konservasi, serta perencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peruntukan alokasi anggaran APBA pada sektor perikanan khususnya pada perikanan tangkap  dan mengevaluasi status tingkat pengelolaan perikanan di Provinsi Aceh. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Provinsi Aceh dalam kurun waktu 2015-2019 (data sekunder) dan wawancara terhadap beberapa tokoh kunci (data primer) dengan disertai kuisioner kebijakan pengelolaan perikanan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif terhadap dokumen anggaran dan hasil kuisioner kebijakan perikanan hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsidi Perikanan di Provinsi Aceh selama lima tahun terakhir memfokuskan pada sektor Budidaya Perikanan 50-53% sedangkan sektor Perikanan Tangkap terjadi tren penurunan 40-44%. Berdasarkan alokasi anggaran subsidi perikanan dan kebijakan perikanan hijau memperlihatkan bahwa secara kelembagaan perencanaan pengelolaan perikanan di Provinsi Aceh termasuk pada kategori Baik, namun tidak demikian dalam hal implementasinya dimana subsidi yang diberikan cenderung mengarah ke subsidi merah (tidak baik). &#13;
Kata Kunci : Subsidi Perikanan, Perikanan Hijau, Anggaran, Pengelolaan Perikanan&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>93533</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-15 22:21:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-16 00:13:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>