Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KARAKTERISTIK HABITAT BERANG-BERANG CAKAR KECIL BERDASARKAN JEJAK DI GAMPONG UJONG NGA KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT
Pengarang
Ulfa Hansri Ar Rasyid - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1006103010071
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
599.37
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci: Berang-berang cakar kecil, Karakteristik habitat
Berang-berang cakar kecil (Aonyx cinereus) merupakan salah satu anggota dari sub famili Lutrinae dengan ukuran tubuh terkecil, saat ini terjadi penurunan populasi yang disebabkan oleh aktivitas manusia, berkurangnya sumber makanan, dan perburuan liar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik berang-berang cakar kecil meliputi keadaan fisik dan keadaan biologi. Penelitian dilakukan di Gampong Ujong Nga Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat pada tanggal 10-16 April 2014. Parameter yang di gunakan adalah jumlah jejak yang terdapat dalam habitat yang digunakan oleh berang-berang cakar kecil di Gampong Ujong Nga. Pengambilan data dilakukan pada habitat berang-berang cakar kecil di Ujong Nga dan sampel yang dipakai adalah plot dengan ukuran 50 m x 50 m yang terbagi dalam 6 plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berang-berang cakar kecil memilih unit habitat dengan kriteria (a) tipe habitat sawah, hutan rawa, tepi sungai, hutan rumbia; (b) ketersediaan pakan banyak (1,33 jejak per plot), sedang (0,33 jejak per plot), dan kurang (0,17 jejak per plot); (c) jarak jejak ke sarang 0-25 m sebanyak 1,66 jejak per plot, 25-50 m sebanyak 1 jejak per plot, > 50 m sebanyak 0,5 per plot; (d) jarak jejak ke sumber air 0-25 m sebanyak 2,16 jejak per plot, 25-50 m sebanyak 0,5 jejak per plot, dan untuk jarak > 50 m tidak ditemukan jejak; dan (e) jarak jejak ke lokasi kotoran 0-25 m sebanyak 1,16 jejak per plot, 25-50 m sebanyak 0,5 jejak per plot, dan > 50 m sebanyak 0,17 jejak per plot. Kesimpulan yang diperoleh adalah karakteristik habitat Aonyx cinereus vegetasi sawah dengan ketersediaan pakan banyak, dekat dengan sumber air, dekat dengan sarang, dan dekat dengan lokasi kotoran.
?
Tidak Tersedia Deskripsi
KEBERADAAN FAMILI FELIDAE DAN SATWA MANGSANYA DI KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, ACEH TENGGARA (Rizqi Setia Darmawan, 2026)
INVENTARISASI JENIS MAMALIA DI KAWASAN STASIUN PENELITIAN SUAQ BELIMBING KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN (DEFAYA NAFZA YUVITA, 2025)
TRADISI KHANDURI APAM PADA MASYARAKAT ADAT GAMPONG REUSAK KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT (KHUSNA BORU TUMEANG, 2018)
POPULASI BURUNG KUNTUL KECIL (EGRETTA GARZETTA) PADA HABITAT INTI DI GAMPONG ALUE GLUMPANG KECAMATAN PEUSANGAN (Millatina, 2022)
INVENTARISASI DAN KARAKTERISASI SPESIES PENYU DI KAWASAN PULAU SALAUT BESAR KABUPATEN SIMEULUE (VONI SURYA MUSTIKA, 2024)