HUBUNGAN SUMBER POLUTAN DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS LUBUK SANAI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN SUMBER POLUTAN DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS LUBUK SANAI


Pengarang

SYARIFATUL HUSNA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101010170

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) merupakan penyebab kesakitan dan kematian penyakit menular yang paling banyak terjadi pada bayi dan balita. Salah satu faktor resiko yang meningkatkan terjadinya ISPA adalah pencemaran dalam ruangan. Pencemaran udara memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ISPA pada balita. Pencemaran dalam ruangan yang dimaksud seperti asap rokok, penggunaan obat nyamuk bakar, penggunaan bahan bakar memasak, asap kendaraan dan pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sumber polutan dalam rumah dengan kejadian ISPA pada balita. Jenis penelitian ini analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel 47 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa 29 balita (61,7%) mengalami ISPA dan 18 balita (38,3%) tidak mengalami ISPA. Hasil analisis menggunakan uji koefisien kontingensi, menunjukan hasil p=0,000 yang berarti terdapat hubungan antara asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita, p=0,855 yang berarti tidak terdapat hubungan antara penggunaan obat nyamuk dengan kejadian ISPA pada balita, p=0,291 yang berarti tidak terdapat hubungan antara penggunaan bahan bakar dengan kejadian ISPA pada balita, p=0,543 yang berarti tidak terdapat hubungan antara asap kendaraan dengan kejadian ISPA pada balita, p=0,000 yang berarti memiliki hubungan antara pengelolaan sampah dengan kejadian ISPA pada balita. Kesimpulan penelitian ini adalah sumber polutan dalam rumah yang dapat menyebabkan terjadinya kejadian ISPA pada balita yaitu asap rokok dan pengelolaan sampah.
Kata kunci: ISPA pada balita, faktor resiko ISPA, polutan dalam rumah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK