PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS SYSTEM THINKING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA UNTUK SMA MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS6 PROFESSIONAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS SYSTEM THINKING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA UNTUK SMA MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS6 PROFESSIONAL


Pengarang

Ulpa Amalia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606103040028

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Multimedia interaktif berbasis system thinking pada materi kimia belum tersedia secara maksimal di sekolah, kendati fasilitas teknologi sudah sangat memadai untuk menunjang pelajaran kimia yang bersifat abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian R&D yang dilakukan sesuai tahapan model ADDIE. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan multimedia interaktif berbasis system thinking pada materi larutan penyangga untuk SMA menggunakan Adobe Flash CS6 Professional. Media hasil pengembangan diimplementasikan secara terbatas di MAN 4 Aceh Besar dengan jumlah responden 23 peserta didik kelas XI MIA 3, 21 peserta didik kelas XI MIA 1 dan 2 orang guru kimia. Sampel dipilih secara purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui angket validasi dari validator ahli materi dan media, angket tanggapan dan SUS dari peserta didik dan guru yang dilaksanakan secara luring dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Hasil penelitian diperoleh validitas dari ahli media 4,61 (valid) dan ahli materi 4,61 (valid). Skor SUS mencapai 75 pada kategori excellent dan acceptable, sejalan dengan respon peserta didik yaitu 79% (baik) dan respon guru 91,4% (sangat baik). Hasil uji keefektifan media didasarkan pada ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata peserta didik yang diperoleh dari nilai tes. Tes dilaksanakan secara langsung menggunakan lembar soal yang dibagikan setelah penggunaan media. Keefektifan media berada pada kategori baik berdasarkan ketuntasan klasikal, yaitu 76% peserta didik di kelas telah mencapai nilai ?75. Rata-rata nilai tes pada uji coba kedua yang diperoleh adalah 83 lebih tinggi dari nilai KKM. Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis system thinking dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam pembelajaran baik di kelas maupun secara mandiri.
Kata Kunci: Research and Development, Kelayakan, Multimedia Interaktif, System Thinking

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK